Akses Lobu-Kalait Tertutup Longsor, Jalan Tombatu-Silian Jadi ‘Telaga’


Ratahan, MS

Peringatan dini terkait siklon tropis surigae sudah didengungkan pihak Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sejak pekan lalu. Hujan ringan hingga lebat diprediksi melintasi Sulawesi Utara (Sulut), menuju wilayah Barat Indonesia. Imbasnya, dampak siklon dimaksud menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Minggu (18/4), 

Teranyar, akses jalan Tombatu-Silian berubah menjadi danau kecil atau telaga. Kondisi ini berada tepat di perbatasan dua desa tersebut. Jalan rusak dan berlobang menjadi salah satu pemicu terjadinya genangan air ketika hujan lebat turun. Jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulaweai Utara (Sulut) itu pun sulit dilalui para pengguna jalan yang melintas.

Di satu sisi, longsoran tanah akibat hujan dan angin turut, tersaji pada akses transportasi warga, yang menghubungkan Desa Lobu dan Desa Kalait Kecamatan Touluaan Selatan. Kondisi ini harus menerjunkan peralatan berat untuk penanganannya hingga kini.

Camat Touluaan Selatan, Ezra Sengkey mengungkapkan, longsoran tanah berlumpur menutupi badan jalan pada Minggu (18/4), malam. Ini terjadi di sejumlah titik jalan. “Ada sebagian jalan juga yang nyaris putus. Ada juga yang tertimbun longsoran tanah berlumpur,” ungkap Esra.

Mantan Kabag Humas Pemkab Mitra itu menyatakan, ruas jalan tersebut merupakan jalur utama 10 desa yang ada di Touluaan Selatan. “Ada warga yang memaksakan untuk lewat. Tetapi harus jalan kaki melewati longsor. Kemudian, akses jalan alternatif lain, warga harus memutar dengan jarak yang cukup jauh. Sampai harus melewati Desa Pontak dan Ranoyapo Kabupaten Minsel,” katanya.

Saat ini kata dia, pembersihan jalan oleh pihak terkait di Pemeritah Kabupaten Mitra sedang dilakukan di sejumlah titik. Terutama jalan Lobu-Kalait. “Peralatan berat sudah mulai membuka akses jalan dari longsor,” pungkas Esra.

Sementara, jalan Tombatu-Silian menyajikan genangan air di badan jalan. Air bervolume besar selayaknya telaga dapat terlihat di ruas jalan ini. Diperoleh informasi, jalan ini sudah lama menjadi sorotan warga karena rusak dan berlubang. Bahkan, hingga membuat arus lalu lintas terganggu. Pihak Pemprov Sulut sendiri pernah menyatakan akan segera memperbaiki jalan yang menjadi tanggung jawabnya itu. Namun hingga kini belum terealisasi.

“Kami sudah mengoordinasikan hal ini dengan pihak Pemprov. Sesuai konfomasi dengan Kabid Bina Marga Pemprov, jalan Tombatu-Silian sementara proses pelelangan pengerjaan fisiknya,” tukas Ketua Komisi Bidang Pembangunan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Mitra, Sem Montolalu. (recky korompis)

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors