Kebijakan Larangan Mudik, Polda Sulut ‘All Out’


KORPS Bhayangkara Nyiur Melambai, punya tugas berat. Perayaan Idul Firti 1442 H, di depan mata. Selain aspek pengamanan, upaya mengawal kebijakan pemerintah terkait larangan mudik, akan diterapkan.

Hal itu mencuat dalam rapat koordinasi (Rakor) bersama instansi terkait di ruang Tribrata Mapolda, Kamis (29/4) pagi. Rapat dipimpin Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut) Irjen Pol Nana Sudjana didampingi Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos Gunawan Matondang. Pertemuan itu juga dihadiri Gubernur Sulut diwakili Asisten I, Danrem 131/Santiago, Danlantamal VIII Manado serta para pimpinan maupun perwakilan instansi terkait lainnya. Rakor juga diikuti seluruh Polresta/Polres jajaran secara virtual melalui video conference.

Dijelaskan Kapolda, sebagai upaya cipta kondisi menjelang Idul Fitri, Polri telah melaksanakan Operasi Keselamatan yang difokuskan pada bidang lalu lintas. “Kemudian beberapa waktu ke depan kita akan melaksanakan Operasi Ketupat. Operasi ini dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait pengamanan rangkaian hari raya Idul Fitri agar berjalan dengan aman, tertib dan kondusif,” terang Kapolda.

Lanjut dia, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik. Itu diterapkan mengingat Idul Fitri tahun ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. “Mari kita seriusi kebijakan tersebut demi mencegah timbulnya klaster baru penyebaran Covid-19,” tandas Kapolda.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Sulut Edison Humiang menyatakan, Pemprov Sulut dan jajaran siap mendukung pelaksanaan pengamanan Idul Fitri 1442.

Pemerintah berharap, melalui rakor ini dapat diambil langkah-langkah strategis demi sukses dan lancarnya pengamanan Idul Fitri. “Semoga apa yang akan kita lakukan dapat terlaksana dengan baik dan mampu mendorong sinergitas seluruh stakeholders sehingga pengamanan Idul Fitri 1442 dapat berjalan dengan sukses. Dengan demikian masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, tertib dan penuh khidmat,” pungkas Humiang.

Agenda rapat dilanjutkan dengan pemaparan materi tentang kesiapan pengamanan dari sejumlah instansi. Di antaranya paparan dari Ditintelkam dan Biro Operasi Polda Sulut serta Dinas Kesehatan, BMKG, Dinas Perindag, Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR Provinsi Sulut.(tribratapoldasulut)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors