‘SELAMAT JALAN WABUP HELMUD’


Manado, MS          

Bumi Tampungang Lawo berkabung. Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Kepulauan Sangihe Helmud Hontong SE, tutup usia. Informasi yang diperoleh media ini, Helmud meninggal dunia di atas pesawat Lion Air JT 740 Rute DPS-MDC (Denpasar-Manado), dalam penerbangan dari Denpasar ke Makassar tanggal 9 Juni 2021.

Kabar berpulangnya Wabup Helmud Hontong langsung menggemparkan publik Nyiur Melambai khususnya Kabupaten Sangihe. Sosok yang selama ini dikenal sederhana dan merakyat, harus berpulang menghadap Sang Pencipta.

Kepergian ‘hembo’ Helmud, sapaan akrabnya, juga meninggalkan dukacita mendalam bagi orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana, SE ME. Sebagai patner dalam menjalankan pemerintahan di Kabupaten Sangihe, Gaghana mengaku kehilangan figur teman dan wakil bupati yang baik.

"Hari ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah kehilangan teman, dalam hal ini Wakil Bupati karena telah dinyatakan meninggal dunia tadi sore di Makassar ketika melaksanakan penerbangan dari Denpasar ke Makassar," ungkap Gaghana, kemarin.

Bupati menjelaskan pihaknya tengah menyiapkan persiapan penanganan jenazah untuk diberangkatkan ke Sangihe serta ibadah penghiburan di rumah jabatan Wabup. "Langkah-langkah yang kami lakukan saat ini, adalah untuk penanganan jenazah Almarhum dari Makassar sampai di Tahuna," ungkapnya.

Ditanya terkait penyebab kematian Wabup Helmud, Bupati mengaku sampai saat ini belum mendapatkan informasi. "Kita masih belum memiliki rincian akibat kematian Almarhum menderita penyakit apa," tutur Gaghana.

Lebih lanjut, dia telah menginstruksikan seluruh masyarakat Sangihe selama satu minggu ke depan, untuk membentangkan bendera setengah tiang untuk mengenang kepergian Almarhum Wabup Helmud Hontong. "Kami sudah memerintahkan kepada masyarakat dalam satu minggu ini kita memasang bendera setengah tiang," lugasnya.

Dihubungi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Sangihe, Abner Menabung menjelaskan, pemerintah kabupaten telah memfasilitasi persiapan keberangkatan Almarhum dari Makassar ke Sangihe. "Saat ini juga istri dari Almarhum akan berangkat ke Manado bersama para pejabat yang mendampingi untuk menjemput jenazah di Manado," sebutnya.

Pantauan media ini di rumah jabatan Wabup pada Rabu malam, telah dilakukan doa bersama pelepasan Almarhum yang dipimpin Asisten III, Dra Olga Makasidamo.

Seperti diketahui, karir Helmud Hontong SE sebelum menjabat orang nomor dua di Kabupaten Sangihe yakni Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Sangihe Periode 2009-2014 dan Periode 2014-2019. Namun pada tahun 2017, Almarhum mengundurkan diri sebagai anggota DPRD dan mencalonkan diri sebagai Calon Wabup Sangihe. Di Pilkada, dia terpilih menjadi Wabup Sangihe Periode 2017-2022 mendampingi Bupati Jabes Ezar Gaghana.


SULUT DAN SANGIHE KEHILANGAN SOSOK RELIGIUS

Kabar kepergian Wabup Helmud Hontong langsung menyebar. Rasa dukacita Hontong-Sasamu, kini dirasakan masyarakat Sulut khususnya Kabupaten Sangihe. Kesaksian-kesaksian positif terkait kiprah Almarhum, berkumandang.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya Wabup Kabupaten Kepulauan Sangihe, Bapak Helmud Hontong. “Beliau orang baik, Tuhan melindungi keluarga yang ditinggalkan,” ungkap Gubernur Olly, mewakili jajaran Pemprov Sulut.

Demikian juga disampaikan Ketua DPRD Provinsi Sulut dr Fransiscus A Silangen, SpB KBD. Politisi dari daerah pemilihan Nusa Utara ini mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Wabup Helmud. Bahkan, rasa kehilangannya terhadap sosok religius itu diutarakan dengan mengutip sebuah ayat dalam Alkitab. "Mazmur 116:15 berharga di mata TUHAN kematian semua orang yang dikasihi-Nya," tulis Silangen dalam postingan di akun facebooknya.

Dia pun menuliskan tentang momen khusus dirinya bersama dengan Wabup Helmud Hontong, ketika Almarhum melakukan kunjungan kerja di DPRD Sulut. "Special momem bersama Almarhum bersama sama membawakan kesaksian pujian bagi Tuhan, ‘Engkaulah Perisaiku’ dalam kunjungan kerjanya di kantor DPRD Sulut," ungkap Silangen.

Dalam postingan Ketua DPRD Sulut ini, disertakan beberapa foto bahkan video Silangen bersama dengan Wabup Helmud. Video tersebut berisi situasi ketika mereka menyanyikan lagu berjudul ‘Engkaulah Perisaiku’. Wabup Helmud nampak sedang bernyanyi dan Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen memainkan gitar.

Terpisah, ungkapan belasungkawa juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ferdy Sondakh. Saat dimintai tanggapan terkait sosok Almarhum Wabup Helmud Hontong, ia menjelaskan, selama hidupnya Almarhum dikenal sangat baik. "Almarhum dikenal sebagai sosok yang rendah hati sangat baik. Selama menjabat dari anggota DPRD dua periode hingga Wabup, dirinya selalu merakyat," singkat Sondakh via telepon seluler.

Hal senada dikatakan Ketua Pemuda Sinode Gereja Masehi Injili Sangihe Talaud (GMIST) Jew Wuatensemba Adriaan. “Kami kehilangan sosok pemimpin yang rendah hati dan sederhana. Selamat jalan pemimpin kami Wakil Bupati Sangihe Bapak Helmud Hontong SE,” katanya.

"Kebaikanmu meluaskan jalanmu ke sorga. Turut berdukacita sedalam-dalamnya dari kami Pengurus Pemuda dan Tim Penunjang Pelayanan Pemuda Sinode GMIST," imbuh Adriaan.

Sementara itu, salah satu masyarakat Sangihe Ryan Sengala, merasa kehilangan sosok pemimpin yang baik. "Kami mengucapkan turut berdukacita atas meninggalnya Embo Helmud, kami merasa kehilangan atas kepergian sosok yang dikenal rendah hati ini, yang selalu merakyat, selalu tersenyum. Bahkan sering menegur masyarakat," lugas Sengala.



PEMKAB SANGIHE BERKABUNG

Berpulangnya Wabup Helmud Hontong memantik rasa dukacita dari jajaran birokrasi yang dipimpinnya. Ungkapan belasungkawa dari sejumlah pejabat Pemkab Sangihe, membahana.

Salah satunya ungkapan hati dari Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Sangihe, Tadjudin Sainkadir. Awalnnya, ia mengaku terkejut dengan kabar meninggalnya Wabup Helmud. Pasalnya sekira jam 08.00 Wita, Almarhum sempat mengirim video rohani  di group WA Habare OPD. “Tak menyangka jam 18.15 kami menerima berita duka. Selamat jalan  Wakil  Bupati Kepulauan Sangihe Bapak Helmud Hontong SE. Terima kasih atas semua kebaikan dan jasa-jasamu. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberi ketabahan dalam menghadapi duka ini," tulis Sainkadir di akun Facebooknya, Rabu malam.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sangihe, Franky Natingkaseh. Mewakili keluarga besar Badan Kesbangpol Sangihe, dia menyampaikan turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Wabup Helmud. "Kiranya Isteri, anak dan seluruh rumpun keluarga diberi kekuatan dan penghiburan sejati dari Tuhan," tutur Natingkaseh.

Kepala Dinas Pertanian Sangihe Godfried Pella bersama jajaran, juga menyamppaikan turut berduka cita atas meninggalnya Wabup Sangihe. "Kiranya keluarga diberikan kekuatan, ketabahan dan penghiburan dari Tuhan sang pemilik kehidupan, Amin," ungkap Pella.



PARTAI GOLKAR BERDUKA

Partai Golongan Karya (Golkar) berduka. Sebagai bagian dari Golkar, goresan tinta emas penting pernah diukir Helmud Hontong di partai berlambang pohon beringin itu. Selain representasi Golkar di Pemkab Sangihe sebagai Wabup, Helmud juga pernah menjadi anggota DPRD Sangihe dari Golkar.

Juru Bicara (Jubir) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulut, Feryando Lamaluta menyampaikan, turut berdukacita atas meninggalnya Wabup Helmud. "Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah," ungkap Feryando.

Dia mengakui, Wabup Helmud menjabat sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Sangihe. "Pertama yang ingin kami sampaikan bahwa Pak Helmud itu di Golkar adalah Sekretaris DPD II Partai Golkar Sangihe," ucapnya.

Lanjutnya, dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Sangihe waktu lalu, Wabup Helmud Hontong merupakan usungan Partai Golkar. Ia berpasangan dengan Jabes Gaghana sebagai Bupati Sangihe. "Jadi dengan peristiwa ini kami pastinya turut berbelasungkawa," kuncinya.


KEMENKES TERBITKAN SURAT KETERANGAN

Kabar kematian Wabup Helmud Hontong di atas pesawat Lion Air JT 740 Rute DPS-MDC (Denpasar-Manado), dalam penerbangan dari Denpasar ke Makassar tanggal 9 Juni 2021, meluas. Penyebab kematian orang nomor dua di bumi Tampungang Lawo, jadi pergunjingan.

Teranyar, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Makassar, telah mengeluarkan  Surat Keterangan Nomor SR 01.01/6.1/UKLW-BDR/4266/2021.

Dalam surat tersebut dijelaskan, dokter pemerintah yang bertugas di Kantor Kesehatan Pelabuhan I Makassar menerangkan bahwa Helmud Hontong dari hasil pemeriksaan jam 16.22 WITA, yang bersangkutan telah dinyatakan meninggal dunia di atas pesawat Lion Air JT 740 Rute DPS-MDC, dalam penerbangan dari Denpasar ke Makassar tanggal 9 Juni 2021.

Sebelumnya, penumpang dinyatakan henti nafas dan henti jantung oleh dr Timothy (penumpang pesawat yang sama) dan dilakukan penanganan Resusitasi Jantung Paru (RJP), pemberian oksigen pukul 15.24.

Menurut pendamping (ajudan), sebelum yang bersangkutan tidak sadar, yang bersangkutan batuk dan mengeluarkan darah dari hidung dan mulut. Demikian bunyi surat keterangan yang ditandatangani dokter pemeriksa, dr Nurlailah Muhyiddin.(christian abdul/arfin tompodung)

 

BIODATA//usulgrafisdimuka

NAMA: HELMUD HONTONG SE

TEMPAT/TANGGAL LAHIR: MAHANGETANG, 9 NOVEMBER 1962

PERJALANAN KARIR

–          ANGGOTA DPRD KAB. KEPL. SANGIHE PERIODE 2009 -2014

–          ANGGOTA DPRD KAB. KEPL. SANGIHE PERIODE 2014 – 2017

–          KETUA KOMISI A ANGGOTA DPRD KAB. KEPL. SANGIHE PERIODE 2009 – 2014

–          KETUA KOMISI A ANGGOTA DPRD KAB. KEPL. SANGIHE PERIODE 2017 – 2022

–          WAKIL BUPATI KAB. KEPL. SANGIHE PERIODE 2017 – 2022

 

ORGANISASI

–          WAKIL KETUA GOLKAR KAB. KEPL. SANGIHE PERIODE 2009 – 2014

–          WAKIL KETUA GOLKAR KAB. KEPL. SANGIHE PERIODE 2014 – 2016

–          SEKERTARIS PARTAI GOLKAR SANGIHE PERIODE 2016 – 2021

–          KETUA KOSOGORO SANGIHE PERIODE 2016 – 2021

(Sumber: sangihekab.go.id)


Komentar