Kabar Baik, Minsel Turun ke PPKM Level 1
Amurang, MS
Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kembali mengalami
penurunan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Jika sebelumnya menerapkan PPKM Level 3, dan saat ini
Kabupaten Minsel mengalami penurunan level PPKM ke level 1.
Hal itu berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 61
Tahun 2021 yang dikeluarkan pada 22 November 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Level 3, Level 2, dan Level 1 Serta
Mengoptimalkan Posko Penanganan corona
Virus Disease 2019 Di Tingkat Desa Dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran
Covid-19 di Wilayah Sumatera, Nusa
Tenggara, Kalimantan, sulawesi, Maluku,
Dan Papua.
Dalam instruksi itu, Kabupaten Minsel menerapkan PPKM Level
1 bersama Kabupaten Kepulauan Sangihe, Mitra, Siau Tagulandang, Boltim,Bolsel
dan Kota Kotamobagu.
"Penetapan level PPKM itu berpedoman pada indikator
penyesuaian upaya kesehatan masyarakat
dan pembatasan sosial dalam
penanggulangan pandemi Covid-19 yang
ditetapkan oleh Menteri Kesehatan dan ditambahkan dengan indikator capaian total vaksinasi
dosis 1 dimana level PPKM kabupaten/kota dinaikkan 1 level apabila capaian total vaksinasi dosis 1
kurang dari 50 persen," bunyi Instruksi
Menteri Dalam Negeri itu.
Dalam Instruksi itu, penguatan 3T (testing, tracing,
treatment) harus terus dilakukan di Kabupaten Minsel dengan jumlah testing
perhari ratusan orang.
Tracing perlu dilakukan sampai mencapai lebih dari 15 kontak
erat per kasus konfirmasi. Treatment perlu dilakukan dengan komprehensif sesuai dengan berat gejala
"Upaya percepatan vaksinasi harus terus dilakukan untuk melindungi sebanyak mungkin orang
dan upaya ini dilakukan untuk menurunkan
laju penularan serta mengutamakan
keselamatan mereka yang rentan untuk
meninggal (seperti lansia, orang dengan
komorbid)," jelas Inmendagri No 61 tahun 2021 itu.
Sementara itu, Bupati Minsel Franky Donny Wongkar SH yang
dikonfirmasi melalui Jubir Satgas Covid-19 Minsel dr Erwin Schouten membenarkan
hal tersebut.
Menurut Dia menyatakan, penurunan level tingkat kewaspadaan
terhadap penyebaran virus corona di wilayahnya mengacu pada indikator
epidemiologi termasuk keberhasilan program akselerasi vaksinasi COVID-19.
"Kabupaten Minsel turun ke level 1 berdasarkan
keberhasilan semua indikator epidemiologi kesehatan, termasuk penurunan angka
kasus aktif dan kapasitas rumah sakit, serta capaian vaksinasi di atas 50
persen, baik masyarakat umum maupun lansia," katanya.(david masengi)













































Komentar