MI DPAC Rumengkor Raya Kawal Ibadah Minggu di Gereja

Antisipasi Gangguan Keamanan Saat Pelantikan Presiden


Tombulu, MS

 

Ancaman adanya gangguan saat momentum pelantikan Presiden Ir Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Minggu (20/10) kemarin, ikut memantik gerak Organisasi Masyarakat (Ormas) Manguni Indonesia (MI). Apalagi momentum pelantikan yang jatuh pada hari minggu bertepatan dengan kegiatan ibadah umat Kristen.

 

Hal itulah yang membuat pengurus dan anggota MI Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) Rumengkor terpanggil untuk bersinergi bersama dengan aparat Polsek Tombulu dalam mengamankan pelaksanaan ibadah di gereja.

 

Langkah pengamanan tersebut merupakan instruksi dari pimpinan MI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tombulu, Luxmaikel Pongoh disertai surat tembusan dari Polresta Manado melalui Sektor Tombulu yang tujuannya untuk memberikan jaminan keamanan bagi jemaat yang melaksanakan ibadah.

 

Hal ini diungkapkan ketua MI DPAC Rumengkor Dua, Agustinus Pieter yang juga merupakan penanggung jawab MI se-Rumengkor raya. “Dengan petunjuk pimpinan MI DPC Tombulu, kami menindaklanjuti surat tembusan dari polri untuk dapat bekerja sama dengan Polsek Tombulu. Kami pengurus dan anggota MI DPAC di Rumengkor raya  mengamankan rumah-rumah ibadah yang ada di Desa Rumengkor,” jelas Agustinus.

“Tak hanya dengan aparat kepolisian, dalam pengamanan ini kami juga bersinergi dengan Panji Yosua GMIM Alfa Omega Rumengkor,” tambahnya.

Pengamanan tersebut dipimpin Ketua Satgas MI DPAC Rumengkor Dua, Stenly Pondaag. “Untuk melaksanakan pengamaman dirumah-rumah ibadah termasuk memastikan keamanan saat ibadah dan mengontrol situasi yang ada di rumah warga dengan membagi tugas personil untuk patroli,” ujarnya.

 

Rumah-rumah ibadah yang menjadi rute patroli dan pengamanan diantaranya adalah Gereja Masehi Ijili di Minahasa (GMIM) Alfa Omega Rumengkor, Gereja Katholik Bunda Hati Kudus Yesus Rumengkor dan Gereja Pantekosta Rumengkor.

 

Terkait hal ini, ketua Penasehat Manguni Inodesia DPAC Rumengkor Raya Hendrik Korengkeng menghimbau kepada pengurus dan anggota MI bersama masyarakat tetap menjaga kerukunan umat beragama, ketentraman, kenyamanan.

“Jangan terpancing dengan isu Sara dan tidak mudah terprovokasi dengan berita yang tidak benar atau hoax serta menjauhi perbuatan yang melanggar hukum,” harap korengkeng.

 

Dengan adanya pengamanan ini, Ketua Umum MI Recky Roger Koraag lewat akun media sosialnya berterima kasih kepada seluruh keluarga besar MI.

“Terima Kasih kepada seluruh keluarga besar Manguni Indonesia yang sudah berpartisipasi aktif dlm mengamankan tempat ibadah bersama sama dengan TNI/Polri...Salam Manis Maju Terus!!!,” tulis Koraag.(pieter kim)


Komentar