CEP KANS LAWAN OLLY


Manado, MS

 

Energi Christiany Eugenia Paruntu (CEP) untuk diusung dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara (Sulut) menguat. Restu petinggi Partai Golongan Karya (Golkar) di kabupaten kota dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) jadi kepastian. Jalan menuju arena pertarungan dengan petahana Olly Dondokambey (OD) pun terbuka lebar.

 

‘Perang’ CEP dengan OD mengerucut. Gambaran tersebut makin nampak tatkala CEP disetujui bahkan didorong DPP Golkar untuk diusung sebagai calon gubernur (cagub). Apalagi posisi CEP kini strategis karena kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar (PG) Sulut saat Musyawarah Daerah (Musda) ke-X (10) DPD I Partai Golkar Sulut, Sabtu (15/2), di Hotel Four Point Manado.

 

Sementara Olly sudah ‘dikunci’ Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berpasangan kembali dengan Steven Kandouw. Ini dikuatkan lagi karena Banteng Moncong Putih mampu mengusung sendiri dalam Pilkada 2020 sebab sebagai pemilik kursi terbanyak dengan jumlah 18 di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut. Berdasarkan hal itu, sinyal akan adanya adu kekuatan antara CEP dan OD di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Sulut 2020, kian jelas.

 

Wakil Ketua DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia yang hadir saat kegiatan Musda itu tegas menyampaikan, kalau pihaknya merespon positif serta memberi dorongan untuk CEP. Sekaligus mendukungnya secara penuh menjadi calon tunggal untuk maju sebagai calon Gubernur Sulut dari partai berlambang pohon beringin tersebut. Bagi Doli, soal pengalaman maupun kiprah Tetty Paruntu di dunia poltik tidak diragukan. Apalagi memiliki hubungan serta kerja sama yang baik dengan pusat.

 

“Kami tau persis kiprah beliau (Tetty, red) di dunia politik. Punya hubungan dan kerjasama yang baik dengan pusat. Kami harus katakan, lanjutkan 5 tahun ke depan sebagai Gubernur Sulawesi Utara,” tegas Ahmad Doli yang juga Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ini.

Doli optimis dengan pengalaman CEP yang matang. Doli yakin dengan perpolitikan bersama partai Golkar dan karena selalu solid maka CEP bisa memenangkan Gubernur Sulut. “Insya Allah, Ibu CEP Gubernur Sulawesi Utara,” ujar Doli optimis.

 

Ajakan untuk mendukung CEP sebagai gubernur ikut pula digaungkan Bendahara DPD I Partai Golkar Sulut, James Arthur Kojongian (JAK). Wakil Ketua DPRD Sulut ini menyerukan, agar mendukung CEP di Pilgub. "Sebagai kader Golkar harus solid mendukung cita-cita besar Ketua DPD I Ketua Partai Golkar (PG) Provinsi Sulut Tetty Paruntu menjadi Gubernur Sulut," kata JAK.

 

Ia pula mengucapkan terima kasih kepada 15 ketua DPD 2 kabupaten kota, organisasi yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar Provinsi Sulut. Maupun seluruh Fraksi Partai Golkar di 15 kabupaten kota Sulut yang hadir saat Musda itu. "Serta tokoh-tokoh Partai Golkar di provinsi Sulut. Ada bapak Yos Pati, Djelantik Mokodompit dan Jimmy Rimba Rogi turut meramaikan musda PG Sulut yang merupakan bentuk kekeluargaan dan kebersamaan PG,” tegas JAK seraya menambahkan, musda PG ke-X berdasarkan petunjuk pelaksanaan (juklak) DPP Partai Golkar nomor 5/2016, surat edaran DPP PG nomor 1 tahun 2020 tanggal 29 Januari, surat keputusan DPD Partai Golkar Provinsi Sulut Nomor 38/DPD/2020 tanggal 6 Februari tentang panitia musda ke-X Partai Golkar.

 

Terkait restu banyak pihak atas dirinya sebagai calon gubernur maka CEP ikut beri tanggapan. Menurut Paruntu, ini sebenarnya telah sesuai hasil rapat kerja daerah Golkar di Sulut sewaktu yang lalu. Kemudian pada momen Musda ke-X itu, pimpinan Golkar kabupaten kota kembali merestui CEP sebagai calon gubernur. Masalah komunikasi politik dengan partai lain katanya, sedang dilakukan. Hanya saja semuanya dikembalikan ke DPP Golkar.

"Ada komunikasi politik tapi kita punya atasan yang akan memutuskan kita. Kita siap berkoalisi dengan siapa saja. Golkar itu lihat survei. Kalau saya itu punya survei tinggi dan dibandingkan partai lain yang tinggi tentu saya juga bisa legowo. Dan tidak memaksakan diri juga harus papan satu. Kalau memang ada keputusan DPP saya akan dipasangkan dimana saja, jadi kita ikuti dari keputusan DPP," tuturnya.

 

CEP ENDUS KOMUNIKASINYA DENGAN GSVL

 

Kabar adanya komunikasi politik CEP dengan Godbless Sofcar Vicky Lumentut (GSVL) berhembus kencang. Upaya itu pun diakui Tetty. Masa depan daerah bumi Nyiur Melambai jadi salah satu topik  diskusi keduanya.

Viral CEP dan GSVL di media sosial yang melakukan swafoto dengan mengangkat simbol huruf C dengan jari mereka, sempat jadi perbincangan publik. Menanggapi itu, CEP mengaku semua orang bisa meminang untuk datang menawarkan kerjasama politik kepadanya. "Kerja sama kita (Bersama GSVL, red) seperti teman. Sebagai sesama bupati walikota dan pimpinan daerah. Kita berdua juga itu sudah sama-sama ikuti sekolah kepemimpinan. Kami Orientasi Kepemimpinan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (OKPPD). Kita alumni Harvard School of Kenedy, kita sekolah di sana. Kita lalu bertemu membicarakan masa depan Sulut. Namanya juga kita bertukar pikiran dan karena kita satu alumni," tutur CEP.

 

Ia menjelaskan, di Minahasa Selatan (Minsel) dan Kota Manado kebetulan punya kode yang mirip.

"Kebetulan kita punya satu kode yang sama-sama kita di daerah (huruf C dengan jari, red). Kalau di Minsel ada salam CEP dan di Manado ada salam Cerdas. Kebetulan kita sama," ungkapnya.

 

Bagi CEP semua komunikasi politik telah dilaluinya. Sekarang ini tinggal diserahkan kepada DPP Partai Golkar Sulut. "Kita serahkan semua ke partai. Komunikasi sudah terjalin. Bukan hanya pak Vicky saja. Kita lihat chemistry mana yang paling bagus," ucapnya dalam kegiatan Musda yang turut pula dihadiri pengurus DPP selain Ahmad Doli, seperti Zulfikar Sadikin Ketua Bidang Organisasi DPP Golkar, Mustafa Raja selaku Wasekjen Golkar, Tarjo Ragil selaku Wasekjen Golkar, Ahmad Nasir Siregar, Muhammad Balia dan Ahmad Andi Basri maupun para bakal calon (balon) walikota dan wakil walikota serta balon bupati dan wakil bupati se-Sulut.

 

TERPILIH KETUA, TETTY AJAK GOLKAR BERSATU

 

Asa Tetty membuncah pasca didaulat kembali menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Sulut. Harapannya semua kader menyatu untuk membesarkan partai. Utamanya dalam menyongsong Pilkada serentak 2020.

 

Dalam Musda ke-X, ada penyampaian pemandangan umum semua DPD 2 di 15 kabupaten kota terkait kinerja Tetty yang diwakilkan oleh pengurus di Sangihe. Ketua DPD II Golkar Kepulauan Sangihe, Jabes Gaghana membacakan hasil keputusan yang disepakati bersama dari 15 DPD 2 kota dan kabupaten se-Sulut.  “Kami sudah sepakat dan ini sudah menjadi keputusan bersama dari 15 DPD 2 kota dan kabupaten se-Sulut bersama organisasi pendiri dan didirikan Golkar, serta organisasi sayap bahwa Christiany Eugenia Tetty Paruntu ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar periode 2020-2024,” tegas Jabes.

 

Semua menerima pertangungjawaban Tetty untuk periode tahun 2017 sampai 2020 dan mencalonkannya lagi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Sulut. "Dan mereka menetapkan saya sebagai ketua DPD. Saya berterima kasih kepada semua dalam Partai Golkar yang mempercayakan saya lagi untuk memimpin Partai Golkar. Memimpin partai besar di Sulut tidak mudah. Harapan mereka ada pada saya. Saya meminta dukungan semua stakeholder. Mereka yang cinta Golkar untuk mari bersama besarkan partai. Ada tujuan ke depan beberapa pilkada di Sulut itu jadi target kami memenangkannya," ujar Tetty Paruntu, saat diwawancarai sejumlah wartawan.

 

Ahmad Doli dalam kesempatan itu mengapresiasi kegiatan Musda ke-X. Menurutnya, Sulut jadi daerah pertama yang menggelar Musda pasca Musyawarah Nasional (Munas) X 2019 lalu. Ia berharap, ini bisa jadi contoh bagi daerah-daerah lain pada berikutnya dalam melaksanakan Musda. “Pesan Ketum (Ketua Umum) pak Airlangga Hartarto, ciptakan Musda yang kondusif, saling berbagi, mensuport demi kepentingan Golkar,” pesan Ahmad.

 

Digelarnya Musda Golkar Sulut ini, diharapkan dapat semakin menyelaraskan DPP dan DPD Golkar se-Indonesia. Ia bersyukur karena 5 tahun periode sebelum ini, Golkar mengalami turbulensi yang sangat keras karena dualisme yang ada dalam tubuh Golkar sendiri namun sekarang dengan terpilihnya kembali Ketum bisa meredam itu semua. "Suksesnya Golkar baik skala nasional maupun Sulut, sangatlah pantas Christiany Eugenia Paruntu untuk melanjutkan tugas sebagai Ketua DPD Golkar,” tegasnya disambut tepuk tangan ratusan kader Golkar Sulut.

 

Dirinya berpesan, kiranya Golkar di daerah bisa memenangkan Pilkada yang akan digelar serentak pada 2020 ini. "Komitmen kita satu yakni memenangkan Partai Golkar di daerahnya. Partai golkar harus prioritaskan kader Golkar,” tutup Doli. (arfin tompodung)

 


Komentar