Komitmen Wujudkan Janji Politik

ROR-RD Sah Pimpin Minahasa


Tondano, MS

 

Kendali lembaga eksekutif Kabupaten Minahasa periode 2018-2023 resmi digenggam Ir Royke Oktavian Roring M.Si dan Robby Dondokambey S.Si (ROR-RD). Pasangan yang sukses menjawarai Pilkada Minahasa 27 Juni 2018 silam ini sah menahkodai bahtera birokrasi Tanah Malesung usai dilantik Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Selasa (25/09) kemarin.

Momentum ini sekaligus menjadi titik awal bagi ROR-RD untuk menggerakkan roda pemerintahan lima tahun ke depan. Tantangan kini di depan mata. Publik menanti pembuktian janji keduanya untuk membawa Minahasa maju dalam rkonomi dan Bpbudaya, berjaya dalam keadilan dan kesejahteraan.

ROR-RD pun optimis, tekad membawa Minahasa semakin hebat dapat terwujud. "Sekarang kami tidak akan lagi melihat ke belakang melainkan fokus ke depan untuk mewujudkan kemajuan Minahasa ke depan. Sebab kami menyadari bahwa sejak dilantik sebagai bupati dan wakil bupati, maka saya dan pak Robby sudah milik seluruh rakyat Minahasa," kata ROR dalam sambutan usai acara serah terima jabatan dari Penjabat Bupati Royke Mewoh di Gedung Wale Ne Tou Tondano.

Dia tak menampik, saat ini di pundak mereka berdua ada tanggungjawab yang sangat besar untuk mensejahterakan masyarakat dan pembangunan. "Kepada seluruh tim sukses dan pendukung mari tinggalkan berbagai perbedaan untuk maju ke depan menyongsong Minahasa baru serta perubahan," ungkapnya.

ROR berjanji bahwa semua yang dikatakan dirinya bersama RD ketika masa kampanye lalu akan direalisasikan semuanya meski secara bertahap. Sebab menurut dia, hal itu merupakan upaya dalam menjaga kepercayaan yang diberikan rakyat.

"Rakyat adalah pihak pertama untuk dilayani guna membawa kemajuan di Minahasa. Kami tak bisa berbuat banyak tanpa dukungan rakyat, dan kami menyadari bahwa bersama rakyat maka tekad untuk membawa Minahasa lebih hebat akan terwujud," sebut birokrat handal dan berpengalaman ini.

ROR-RD berkomitmen menjabarkan visi dan misi dalam program sesuai target 5 tahun agar bisa benar dirasakan masyarakat Minahasa. Namun mereka membutuhkan topangan dari Pemerintah Provinsi Sulut untuk pembangunan di Minahasa.

Sementara Dpdi sentil soal prioritas kerja yang akan dilakukan dalam waktu dekat, keduanya mengaku akan fokus untuk menjalin koordinasi bersama jajaran pemerintahan yang ada. “Kita akan rapat kerja di kantor bersama dengan 33 SKPD selama 2 hari dalam rangka juga menyosialisaiskan visi misi. Juga dalam rangka juga penyusunan APBD Minahasa 2019,” paparnya.

Sementara untuk program 100 hari yang akan dibuat, salah satunya penguatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Bantuan Dana Duka dan melanjutkan program yang sudah dilaksanakan mantan bupati Jantje Wowiling Sajow (JWS) dan Ivan Sarundajang (Ivansa) sebelumnya.

"Terima kasih kepada pak JWS dan Ivansa yang sudah membangun Minahasa. Kami akan melanjutkan tongkat estafet ini bagi Minahasa lebih hebat ke depan. Terima kasih juga disampaikan ROR bagi pasangan IvanSa-CNR karena walau menjadi kompetitor namun telah bersama saling memberi pengalaman dalam berdemokrasi," ujarnya.

ROR menyampaikan banyak terima kasih kepada Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandow yang juga selaku pimpinan Dewan Pengurus Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulut karena telah mengusung mereka berdua bersama beberapa partai lain di Pilkada lalu.

Adapun rangkaian acara yang berlangsung sejak pagi hingga malam berlangsung sukses. ROR-RD pun mendapat sambutan meriah dalam acara serah terima jabatan di gedung Wale Ne Tou Tondano. Berbagai pagelaran budaya dan seni khas Minahasa diperagakan untuk menyambut sang pemimoin baru. Tak lupa bersyukur, ROR-RD kemudian menggelar ibadah syukur yang dipimpin Ketua Sinode GMIM Pendeta DR Hein Arina MTh. (jackson kewas)


Komentar