Demokrat Sulut Perkokoh Prabowo-Sandi


ARMADA pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Prabowo-Sandi) di Sulawesi Utara (Sulut) bertambah. Sikap politik Partai Demokrat (PD) yang sebelumnya ‘berpihak’ kepada Joko Widodo- Ma’ruf Amin, menguap. Didaulatnya Evert Ernest Mangindaaan sebagai nakhoda baru Bintang Mercy Nyiur Melambai, dinilai jadi pemantik.

Hal itu seakan menjawab kabar simpang siur terkait struktur tim sukses mana yang akan menjadi labuhan PD Sulut. Langkah dilema tim sukses Prabowo-Sandi di Sulut sebelumnya untuk memasukan Demokrat dalam barisan pemenangan, kini telah dipastikan.

Sekretaris tim pemenangan nomor urut 2, Ayub Ali Albugis menegaskan, Demokrat Sulut sudah otomatis akan dimasukkan dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi. "Kalau mereka sudah ada dalam bagian tim pemenangan, otomatis akan dimasukkan (dalam struktur, red)," tandas Ayub, saat diwawancarai akhir pekan lalu, di ruang kerjanya.

Dia pun mengaku sementara melakukan komunikasi dengan pengurus DPD PD Sulut. "Saya lagi komunikasi dengan Pak EE Mangindaan. Sekarang ini lagi koordinasi," terang Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Sulut itu.

Pihaknya konsisten akan meraih kemenangan untuk pilpres di Sulut. Itu tatkala terjadi kerjasama yang baik antara partai-partai yang mendukung. "Kita tetap konsisten. Dengan seluruh kekuatan yang ada baik Gerindra, PKS (partai keadilan sejahtera), Partai Berkarya dan Partai Demokrat yang mumgkin sudah mencair. Mudah-mudahan arahnya ke sana juga.  Saya yakin kalau semua partai bekerja keras, barang yang tidak mungkin bisa jadi mungkin. Saya yakin akan  ada kemenangan Prabowo-Sandi untuk Sulut," tutur Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut ini.

Persoalan kepala daerah kader PAN yang pindah partai dirinya menanggapi ‘sejuk’. Menurutnya, masalah pindah partai adalah hal biasa. Apalagi di momen politik. "Itu hak masing-masing. Itu biasa perpindahan kepala daerah ke partai lain biasa. Dari partai satu ke yang lain sah sah saja," tuturnya.

Ia mengungkapkan, pindahnya kepala daerah ini tidak akan mempengaruhi pertarungan nanti. "Jadi kita tetap konsisten dengan apa yang ada. Dengan kekuatan yang ada," kuncinya.(arfin tompodung)

 


Komentar