Wali Kota Tomohon Hadiri Penutupan Konas XVIII FK-PKB PGI dan Sampaikan Harapan Bersinar
Tomohon,MS
Wali Kota Tomohon, Caroll J. A. Senduk, S.H., menghadiri ibadah penutupan Konsultasi Nasional (Konas) XVIII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak (FK-PKB) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) yang diselenggarakan di GMIM Inspirasi Tomohon. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari dan dihadiri oleh 67 sinode dari seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Caroll Senduk menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan Konas XVIII. Ia menjelaskan bahwa acara ini dimulai dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Janny Rende, M.Th., dan secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen. TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh makna, melibatkan berbagai agenda penting seperti seminar, diskusi nasional dengan pembicara ternama, ibadah KPI, sharing pelayanan PKB, sidang komisi dengan rekomendasi penting, serta pelayanan mimbar di 20 jemaat GMIM dan city tour di Kota Tomohon.
Selama kegiatan berlangsung, berbagai lomba juga diadakan, di antaranya lomba Vocal Group yang dimenangkan oleh GMIM Nazareth Tuminting, lomba Baca Mazmur yang dimenangkan oleh dr. Meyer Egam dari SAG Suluttenggo, dan lomba Cerdas Cermat Alkitab yang dimenangkan oleh P/KB GMIM Pniel Manembo-nembo.
Mengusung tema “Hiduplah Sebagai Terang yang Membuahkan Kebaikan, Keadilan, dan Kebenaran”, Wali Kota Tomohon mengajak seluruh peserta untuk terus menghadirkan terang Kristus dalam kehidupan keluarga, gereja, hingga bangsa dan negara. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan kegiatan ini.
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Tomohon, Dr. Reinhard Tololiu, S.H., M.H., Ketua PKB Sinode GMIM, Pnt. Maurits Mantiri, serta perwakilan dari PGI dan seluruh peserta dari 67 sinode anggota PGI. Kehadiran mereka menegaskan pentingnya sinergi dan kebersamaan dalam memperkuat iman dan pelayanan di tanah air.
Wali Kota Senduk menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan memperlihatkan komitmen bersama dalam meneruskan nilai-nilai keimanan, kebaikan, dan keadilan bagi masyarakat Indonesia. (RommyKaunang/*)








































Komentar