LPM Kota Tomohon Dukung Investor, Tekankan Pentingnya Administrasi dan Sinkronisasi Aturan


Tomohon, MS
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Tomohon, Dr. Drs. Arnold Poli, SH., M.AP., menyatakan dukungan penuh terhadap kehadiran investor yang ingin menanamkan modal di Kota Tomohon. Dalam pernyataannya kepada sejumlah awak media, Arnold Poli menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya sangat terbuka terhadap investasi dari dalam maupun luar negeri demi memajukan pembangunan dan perekonomian daerah.

Namun, Arnold Poli menekankan bahwa dukungan ini harus disertai dengan pemenuhan administrasi yang lengkap dan sinkronisasi aturan yang berlaku. Ia mengingatkan agar semua proses administrasi dilakukan secara transparan dan sesuai aturan agar tidak menimbulkan kendala di lapangan yang berpotensi menghambat kegiatan usaha dan menimbulkan resistensi dari masyarakat.

"Kami sangat mendukung dan menyambut baik kehadiran investor, tetapi harus diikuti dengan aturan yang jelas dan tertib. Jangan sampai terjadi masalah karena ketidakjelasan administrasi," ujar mantan Sekretaris Kota Tomohon itu saat menanggapi dinamika investasi di Kota Tomohon, termasuk kehadiran gerai Mie Gacoan yang sedang menjadi perhatian masyarakat.
Arnold yang adalah juga Direktur IPDN Kampus Sulut juga mengingatkan agar pihak pemerintah melalui instansi terkait memastikan seluruh proses administrasi, seperti izin usaha dan izin bangunan, dipenuhi secara lengkap dan transparan. Ia menambahkan bahwa komunikasi yang baik antara pemilik usaha dan pemerintah sangat penting agar tidak terjadi miskomunikasi yang dapat menghambat aktivitas bisnis.
"Jika terjadi miskomunikasi, kami sangat berharap pihak pemilik usaha dapat proaktif menjalin komunikasi agar semua administrasi dapat diselesaikan dengan baik sehingga tidak mengganggu operasional usaha tersebut," katanya.
Selain itu, Arnold Poli menyoroti pentingnya profesionalisme dalam implementasi kebijakan birokrasi. Ia mengingatkan agar tidak terjadi "dualisme implementasi" di mana instansi pemerintah memberikan arahan yang saling bertentangan, yang dapat membingungkan para investor. Ia menegaskan, semua pihak harus memastikan bahwa regulasi dan kebijakan yang diterbitkan konsisten dan tidak saling tumpang tindih.

"Jangan sampai Dinas A bilang begini, sementara Dinas B bilang sudah boleh jalan. Harus dikonfirmasi dan diselaraskan agar investor merasa dihargai dan tidak merasa disepelekan," tegas Arnold Poli.

Menutup pernyataannya, Arnold Poli mengingatkan bahwa seluruh regulasi daerah, termasuk Peraturan Daerah (Perda), harus sejalan dengan aturan yang lebih tinggi seperti Peraturan Menteri dan Undang-Undang. Ia menegaskan bahwa kepastian hukum adalah kunci agar investor merasa nyaman dan aman berinvestasi di Kota Tomohon.
"Kepastian hukum dan aturan yang jelas akan memberikan rasa aman dan nyaman bagi investor untuk berkontribusi membangun Kota Tomohon ke depan,"tutup Arnold Poli. (RommyKaunang/*)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting