UKIT Gelar Baksos di Masjid Nurul Iman

Teologi Konteks Majemuk Eratkan Persaudaraan Antar Umat Beragama


 

 

Tomohon, MS
Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar bakti sosial (Baksos) di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Kampung Jawa, Kecamatan Tomohon Selatan, Jumat (24/5). Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 Wita ini diisi sejumlah agenda. Di antaranya diskusi dengan jamaah Nurul Iman dan buka puasa bersama. Selain itu, ada juga pembagian bingkisan kepada sejumlah jamaah.

Dekan Fakultas Teologi UKIT, Dr. Lientje Kaunang mengatakan, Baksos tersebut merupakan bagian dari implementasi visi dan misi lembaga. Pun, kurikulum Fakultas Teologi UKIT Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) - GMIM, antara lain memberi perhatian terhadap upaya berteologi dalam konteks majemuk.

"Jadi, di sini mahasiswa juga belajar tentang agama-agama lain. Salah satunya Islam. Lewat legiatan mereka (mahasiswa-red) bisa memiliki wawasan dan pengetahuan untuk membangun perdamaian," ujar Kaunang.

Dia menambahkan, Kampung Jawa Tomohon memang menjadi pilihan kegiatan. Apalagi saat ini dalam suasana bulan Ramadhan. Di dalam kegiatan ini ada pembagian bingkisan untuk anggota jamaah yang diberikan dengan kasih. Sehingga tali silahturahmi akan makin mempererat persaudaraan.

Ketua Badan Takmir Masjid Nurul Iman, Agus Salim menyebut, Baksos dari Fakultas Teologi UKIT ini, sangat menggugah hati. Menurutnya, kerukunan antar umat beragama di Kampung Jawa sangat kuat terjalin.

"Saya sendiri alumni UKIT, di Fakultas Ilmu Kejuruan dan Ilmu Pendidikan Tahun 1990-an. Dalam keluarga saya, memiliki hubungan kekeluargaan dengan orang-orang Minahasa," tutur Salim.

Saat menyampaikan kata sambutan, Imam Mesjid Nurul Iman, Soharto dalam menyinggung soal sejarah. Kata dia, Kampung Jawa terbentuk pada akhir abad 18. Tokoh-tokoh pendirinya berasal dari Banten, Jawa Barat. Mereka antara lain Tubagus Buang dan Abu Salam.

"Saya merupakan keturunan dari Abu Salam. Nenek kami bermarga Supit. Jadi setengah darah kami Minahasa," kata Soharto yang ketika berbicara sesekali menggunakan bahasa Tombulu.

Sementara, Rektor UKIT, Dr. Richard A.D. Siwu mengungkapkan, Baksos ini menjadi contoh konkret dari kerukunan antar umat beragama. Selaku tokoh aktif di berbagai kegiatan kerukunan antar umat beragama dan sebagai Ketua BKSAUA (Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama) Sulawesi Utara, Siwu mengapresiasi kegiatan ini. Utamanya, bagi pengurus BTM dan jamaah Masjid Nurul Iman yang telah membuka tali silahturahmi. Diketahui, saat buka puasa bersama, mahasiswa, dosen dan staf Fakultas Teologi UKIT berbaur dengan jamaah yang berkumpul di samping masjid. (hendra mokorowu)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting