Lagi, Jenazah PDP Dimakamkan Dengan Protap Covid


Tondano, MS

Warga Minahasa yang meninggal dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah. Kali ini pasien asal Kelurahan Tounkuramber, Kecamatan Tondano Barat. Lansia berusia 89 tahun ini sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Anugerah Tomohon selama 8 hari dan dinyatakan sebagai PDP.

Prosesi pemakaman ber­langsung Selasa (22/6) malam sekitar pukul 00.15 Wita di Tempat Pe­makaman Umum (TPU) Kelurahan Tounkuramber. Sebelumnya, jenazah diba­wa dari rumah sakit de-ngan menggunakan mobil ambulance dan mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Sebelum pe­makaman dimulai dilak­sanakan ibadah singkat oleh Gembala Chani Sigar.

Seperti layaknya PDP lain yang meninggal, pemakaman dilakukan dengan mengi­kuti prosedur pencegahan covid-19. Tim yang men­guburkan jenazah memakai Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan pakaian hazmat dan masker.

Nampak juga prosesi pe­makaman dikawal ketat oleh aparat TNI dan Polri. Kelu­arga yang datang ke lokasi pemakaman pun jumlahnya terbatas.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Minahasa, dr Maxi Umboh menjelaskan, sebe­lum meninggal pasien telah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Anugerah Tomohon sejak tanggal 14 Juni 2020.

“Kemudian pada tanggal 22 Juni oleh tim dokter yang menangani, pasien tersebut dinyatakan men­inggal dunia. Dari ket­erangan pihak rumah sakit pasien didiagnosa mend­erita penyakit pneumonia serta hypatoparty anemia ec chrnic disease,” paparnya.

Dandim 1302 Minahasa Letnan Kolonel Inf Slamet Raharjo S.Sos, M.Si juga ikut mengawal prosesi pe­makaman tersebut. Dia men­gatakan jika kedatangannya setelah mendapat informasi perihal kematian pasien.

“Tentu dari pribadi dan keluarga mengucapkan turut berduka cita atas mening­galnya almarhum, semoga keluarga yang ditinggal­kan diberi ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ungkapnya.

Pemakaman tersebut juga dihadiri Sekcam Tondano Barat Santy Lengkong S.STp, Plh Danramil 01/Tdo Pelda Danny Saraun, Ka­polsek Tondano AKP Berti Posumah, Lurah Tounkuram­ber Yestin Mamanua serta petugas dari Dinas kesehatan Tondano.(jackson kewas)


Komentar