Reaktif Rapid Test, 2 Anggota Polisi ‘Dirumahkan’

Tunggu Hasil Pemeriksaan Swab


Tondano, MS

Berbagai kebijakan dilakukan Kapolres Minahasa AKBP Denny Situmorang SIK guna mencegah penyebaran Coronavirus Disease 2019 alias Covid-19 di jajarannya. Kali ini, 2 anggota polisi serta seorang pegawai Polres yang mendapat hasil reaktif dalam rapid test, langsung diinstruksikan untuk menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kebijakan itu merupa­kan bagian dari penerapan protokol pencegahan covid, meski hasil reaktif belum tentu positif. “Iya, ada dua anggota polisi dan satu peg­awai yang mendapatkan hasil reaktif setelah menjalani rapid test. Sesuai protokol dan atas permintaan petugas medis, mereka itu diharus­kan menjalani pemeriksaan lanjutan yaitu sampel swab. Kemudian sambil menunggu hasil swab dari laboratorium, mereka untuk sementara diharuskan menjalani isola­si mandiri di rumah,” kata Kapolres melalui Kasubag Humas Polres Minahasa, AKP Ferdy Pelengkahu, Rabu (15/7).

Adapun pelaksanaan rapid test di jajaran Polres Mina­hasa dilakukan pada Sela­sa (14/7). Pemeriksaan ini merupakan lanjutan dari rapid test tahap pertama yang sudah dilakukan sebelumn­ya. Pihak Polres Minahasa sendiri bekerjasama dengan Klinik Pratama dan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat. Ada sebanyak 12 petugas medis dari Dinkes Minahasa yang dilibatkan dalam rapid test tersebut.

“Totalnya ada 67 personel polisi, 5 PNS dan juga ta­hanan di Polres Minahasa yang mengikuti rapid test kedua ini. Mereka itu yang belum sempat dilakukan pemeriksaan pada tahap per­tama,” jelas Pelengkahu.

Selain 2 personil polisi dan 1 PNS, ada juga 1 orang tahanan yang mendapat hasil reaktif dalam pemeriksaan ini. Menurut Pelengkahu, tahanan itu berstatus titipan dari pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa. “Khusus untuk satu orang tahanan yang reaktif langsung dipisahkan dari tahanan lainnya, jadi yang bersangkutan untuk semen­tara ditempatkan di ruangan tersendiri,” jelasnya.

Pelengkahu mengatakan, rapid test di lingkup Polres Minahasa ini dilakukan den­gan tujuan sebagai upaya penanggulangan penyebaran Covid-19. “Tapi tentu kita berharap semoga mereka yang memiliki hasil reaktif itu han­ya terkena virus biasa, bukan covid,” harapnya. (jackson kewas)

 


Komentar