JWS Dukung Calon Golkar di Pilgub Sulut, Banteng Minahasa Tak Gentar


Tondano, MS

Tensi politik di Kabupaten Minahasa menajam. Dinamika muncul pada kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara (Sulut). Teranyar, manuver mantan Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PDIP Minahasa, Jantje Wowiling Sajow (JWS), yang mendeklarasikan dukungan politiknya kepada calon usungan Partai Golkar, menuai reaksi. Elit Banteng Moncong Putih Minahasa menanggapi.

Politisi senior PDIP Minahasa, Dharma Palar, menyebut aksi yang dilakukan JWS adalah hal yang wajar. Dia menilai itu sebagai dinamika politik yang sering muncul, apalagi bertepatan dengan berlangsungnya momentum Pilkada.

“Kami menghormati keputusan beliau (JWS, red) dan itu adalah hak politiknya. Bagi PDIP itu adalah hal yang biasa-biasa saja, apalagi yang bersangkutan itu memang dulunya kader Golkar,” kata personil DPRD Minahasa dari fraksi PDIP itu, Minggu (6/9) kemarin.

Bahkan menurut dia, sikap politik JWS yang berseberangan dengan arah politik PDIP sama sekali tidak akan mempengaruhi target partainya untuk memenangkan pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) di kontestasi Pilgub Sulut.

“Sekali lagi bagi PDIP sikap JWS mendukung calon Golkar itu biasa-biasa saja dan tidak akan berpengaruh dari target kami yakni mempertahankan kemenangan pasangan OD-SK di Sulut serta target meraih 80 persen kemenangan di Minahasa,” katanya optimis.

Palar menyebut, perubahan arah politik JWS tidak mempengaruhi soliditas kelembagaan PDIP di Kabupaten Minahasa. Meski diketahui JWS sebelumnya pernah menjadi Ketua DPC PDIP Minahasa pada 2015 – 2019 sebelumnya akhirnya digantikan Robby Dondokambey dalam Musda tahun lalu.

“Harus saya tegaskan, PDIP di Minahasa sangat solid, apalagi saat ini kami sementara melakukan konsolidasi pembentukan kepengurusan di internal partai, baik di kecamatan sampai ke anak ranting,” tegas Wakil Ketua DPC PDIP Minahasa Bidang Kaderisasi Ideologi.

Disentil ancaman kader Banteng yang membelot, Palar kembali menegaskan jika hal itu tidak ada. Perubahan arah politik JWS disebutnya tidak berpengaruh terhadap soliditas PDIP di Minahasa.

“Sampai saat ini PDIP memiliki kader-kader yang berintegritas, memiliki dedikasi yang tinggi terhadap partai dan telah teruji. Jadi tidak ada ancaman kader membelot atau apalah, kami tetap masih solid. Soal JWS itu hak politiknya, tidak ada pengaruhnya,” ujar Palar.

Senada diungkap Fanny Legoh, politisi senior PDIP lainnya. Menanggapi sikap politik JWS mendukung calon Partai Golkar di Pilgub Sulut, Legoh menyebut itu kebebasan politiknya.

“JWS itu kan tidak lagi terikat dengan kepengurusan PDIP dimana pun baik di DPC juga DPD. Jadi bebaslah dia mau kemana-mana membawa aspirasi politiknya, silahkan. Malah saya pribadi bersyukur yang bersangkutan (JWS, red) sekarang berkembang, tidak stagnan lagi tetapi dinamis, mungkin sedang mengemban tugas yang lebih baik,” katanya, Minggu (6/9) kemarin.

“Jadi terkait bergabungnya JWS ke Golkar, mungkin disana dia akan mendapatkan tempat yang lebih baik dan sesuai,” sambung Wakil Ketua Bidang Kehormatan di DPC PDIP Minahasa.

Senada dengan Palar, Legoh juga menegaskan bahwa manuver politik JWS itu tidak akan berpengaruh sama sekali pada target PDIP memenangkan OD-SK. “Rakyat kan sudah pintar sekarang, jadi tidak berpengaruh. Kalaupun ada pengaruhnya kemungkinan itu kecil sekali, mungkin nol koma sekalianlah,” ujar Legoh.

“Kita PDIP di Minahasa ini solid, sangat solid. Dibawah kepemimpinan Pak Robby Dondokambey kami sangat solid sampai ke ranting-ranting bahkan ke konstituen,” tandasnya.

Diketahui, kontestasi politik di Pilgub Sulut diramaikan dengan manuver sejumlah tokoh. Salah satunya sikap  JWS yang secara mengejutkan menyatakan dukungannya terhadap pasangan calon dari Partai Golkar, Christiany Eugenia Paruntu dan Sehan Salim Landjar (CEP - SSL).

Kabar itu diumumkan JWS melalui postingan di akun media sosialnya (facebook), Jantje Wowiling Sajow, Jumat 4 September 2020. Postingan yang ikut dibagikan akun media sosial Christiany Eugenia Paruntu itu memuat sikap politik JWS di Pilgub Sulut untuk mendukung Partai Golkar.

"Berjuang bersama Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara yang diusung GOLKAR - PAN," tulis postingan di akun media sosial Jantje Wowiling Sajow seraya menuliskan tagar #CEP – SEHAN.

“Keputusan politik ini diambil tidak ada kaitan dengan suksesi Bupati mendatang, walaupun masuk dalam hitungan tetap harus melalui proses dan mekanisme partai Golkar,” tulisnya lagi.

JWS sendiri telah mengkonfirmasi postingan yang viral di media sosial facebook itu. Dia menegaskan jika sikap yang diambilnya adalah murni untuk mengembalikan kejayaan dan nama besar Parta Golkar khususnya di kontestasi Pilgub Sulut yang mengusung pasangan CEP-SSL.

“Mudah-mudahan langkah politik saya ini memiliki dampak positif dan sumbangsih untuk mempersembahkan kemenangan bagi CEP-SSL pada 9 Desember 2020 mendatang,” kata JWS.(jackson kewas)


Komentar