Deprov Siap Kawal Kasus Pemerkosaan Anak di Manado


Manado, MS

Nada kecaman Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) meletup. Sorotan itu menyasar kasus pemerkosaan anak berusia 10 tahun di Kota Manado. Wakil rakyat Gedung Cengkih pun memastikan siap mengawal.

Dugaan pemerkosaan anak 10 tahun di Kota Manado kembali guncang publik daerah bumi Nyiur Melambai. Alasannya, seorang anak yang menjadi korban perbuatan bejat itu kini dikabarkan telah meninggal dunia. 
Reaksi kecaman pun nyaring berbunyi dari DPRD Sulut. Anggota Komisi I DPRD Sulut mendesak kasus ini diusut tuntas dan diproses sesuai hukum yang berlaku. "Perbuatan ini sangat biadab. Saya harap ini diproses secara hukum. Dalam arti pelakunya bisa mendapatkan ganjaran yang setimpal," tegas Anggota Komisi I DPRD Sulut, Hendry Walukow, Selasa (25/1). 
Menurutnya, keadilan harus benar-benar ditegakkan. Dirinya beharap aparat penegak hukum bisa melaksanakan tugasnya dengan baik. "Dalam rangka memberikan keadilan kepada anak yang bersangkutan," desak anggota dewan provinsi (Deprov) dari Partai Demokrat ini. 

Dirinya berjanji akan membawa masalah ini ke dalam rapat internal Komisi I DPRD Sulut untuk bisa mengawal persoalan ini secara khusus. Ke depan dirinya berharap, peran orang tua harus lebih ditingkatkan lagi pengawasannya kepasa anak-anak. "Dan kiranya ada pemberdayaan dari instansi terkait dan agar anak-anak ini diawasi lebih intens lagi. Mungkin orangtuanya sudah terlalu sibuk atau bagaimana mungkin ada pemberdayaan pemberdayaan lagi," kunci wakil rakyat daerah pemilihan Minahasa Utara dan Kota Bitung itu. (arfin tompodung)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors


Mail Hosting