Evaluasi Program CSWL, Walikota "Warning" SKPD


Tomohon, MS
Intensitas Evaluasi Program dari Walikota dan Wakil Walikota Tomohon terpilih Caroll Senduk Wenny Lumentut (CSWL) terus dilakukan.

Memasuki penghujung tahun 2022 ini, Walikota Tomohon Caroll Senduk me-warning kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemerintah Kota, agar dapat mengedepankan pelayanan kepada masyarakat kota Tomohon.

Rapat dinas yang dilakukan dalam suasana informal tersebut juga membahas kondisi dan capaian capaian di tahun 2022, Rencana Program Tahun 2023 dan 2024 serta program lainnya yang menyentuh kepentingan masyarakat Kota Tomohon.

"Berdasarkan evaluasi dan informasi yang ada, bahwa masih ada kekurangan yang kita harus benahi dan lengkapi. Untuk itu ada beberapa hal yang harus diseriusi apakah soal kinerja SKPD, juga termasuk manfaat yang diperoleh masyarakat" ujar Senduk seraya menjelaskan untuk catatan penting diantaranya :

1. Perangkat Daerah secara berkelanjutan melakukan akselerasi/percepatan Visi dan Misi serta program unggulan Walikota dan Wakil Walikota, termasuk percepatan realisasi program dan kegiatan serta anggarannya.

2. Harus memperhatikan dengan cermat setiap Rencana program dan kegiatan tahun 2023, agar pro rakyat atau dengan kata lain kegiatan yang tidak pro rakyat agar dikurangi secara signifikan, kecuali yang sifatnya urgent.

3. Agar tahun 2023 mampu membuat terobosan/inovasi terhadap program dan kegiatan yang ditetapkan serta dilaksanakan.

4. Melakukan percepatan Indikator Kinerja Kunci (IKK) terhadap 8 area intervensi MCP Korsupgah  KPK yang meliputi perencanaan & penganggaran APBD, pengadaan barang & jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola dana desa.

5. Semua pejabat harus tetap siaga dan cepat memberi respons terhadap aspirasi serta keluhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi kondisi darurat. Segera tanggani apa yg SDH bisa di tanggani segera & laporkan.

6. Memantapkan komunikasi & koordinasi antar pejabat, saling melengkapi, satu hati, satu langkah, dan bekerja sebagai satu tim yang kuat (team work) yang hebat.

7. Selalu memperhatikan mekanisme kerja secara hirarki, Agar satu komando yang terkoordinasi efektif, agar pemerintahan berjalan efektif. Mekanisme birokrasi agar disederhanakan, jagan menyulitkan.

8. Seluruh pejabat dan ASN wajib menguasai tugas pokok dan fungsi, termasuk  kegiatan di masing-masing perangkat daerah dan hal-hal teknis.

9. Memastikan agar Pejabat JPT, JA, JFT, JFU & Nakon semua mau diatur. tidak bisa ada yang tidak bisa diatur, dan jika ditemukan perilaku tidak bisa diatur, segera dilaporkan untuk dievaluasi.

10. Melakukan perhitungan secara teliti, cermat dan kawal dengan baik terhadap perencanaan anggaran pada  komponen item-item gaji, tunjangan, TPP, honor tenaga kontrak, serta kewajiban pajak yang harus dipotong. Ditegaskan lagi agar Kepala SKPD, memastikan pembayaran Gaji & tunjangan trmsk TPP & Honor Nakon  terbayarkan tepat waktu.

11. Tiap perangkat daerah wajib membuat gerakan menanam ubi batata untuk menopang cadangan pangan keluarga dalam menghadapi potensi terjadinya krisis pangan ke depan serta sbg upaya pengendalian inflasi.

12. Setiap SKPD, di WAJIBkan buat terobosan dlm pelayanan publik, agr masyarakat makin dimudahkan  dan di masukkan ke pimpinan utk menjadi bahan penilaian.

13. Agar berikan dukungan yangg optimal dalam peringkat Hari Anti Korupsi sedunia (Hakordia).

14. Kepala SKPD, agr sudah mulai memprsiapkn Ranwal Renja 2024.

Demikian dikatakan Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, SH didampingi Sekretaris Daerah Edwin Roring, SE, ME memimpin Rapat terbatas Pejabat Eselon II di Jajaran Pemerintah Kota Tomohon bertempat di Rumah Dinas Walikota Tomohon Kelurahan Walian Dua Kecamatan Tomohon Selatan. 
Hadir dalam rapat tersebut seluruh Pejabat Eselon II di Jajaran Pemerintah Kota Tomohon. (RommyKaunang/*)


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors


Mail Hosting