Pengabdian Kepada Masyarakat oleh Tim PKM Fakultas Pertanian UNSRAT di Kelompok Tani Brassica Kelurahan Kakaskasen Satu Kota Tomohon Tentang Konservasi Musuh Alami Dengan Refugia


Tomohon, MS

Kota Tomohon merupakan sentra produksi tanaman hortikultura yang perlu mendapat perhatian dalam rangka meningkatkan produksi secara kualitas dan kuantitas. 

Kelurahan Kakaskasen Satu merupakan penghasil berbagai jenis tanaman hortikultura. Tanaman hortikultura meliputi sayuran (oleikultura), buah (frutikultura), hias (florikultura) dan obat (biofarmaka). Tanaman hortikultura merupakan tanaman yang memiliki prospek pengembangan yang baik karena nilai ekonomi tinggi dan potensi pasar yang terbuka lebar.

Tanaman hortikultura tidak lepas dari serangan hama dan penyakit sehingga perlu dilakukan pengendalian. Salah satu kelompok tani yang ada di Kelurahan Kakaskasen Satu mengemukakan masalah mereka adalah tentang mahalnya pestisida dan pupuk sintetik, serta semakin mereka memahami tentang dampak negatif dari bahan-bahan kimia, yang digunakan dalam budidaya tanaman, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun untuk dipasarkan.   Perlu mencari alternatif pengendalian yang murah, mudah dan ramah terhadap lingkungan. 

Refugia merupakan tanaman yang digunakan dalam budidaya tanaman yang berfungsi sebagai mikrohabitat dari musuh alami yang dapat menjadi tempat berlindung dan mendapatkan makanan berupa nektar dan serbuk sari yang dibutuhkan oleh imago serangga sehingga kehadirannya dapat menyeimbangkan populasi hama pada batas yang tidak merugikan atau di bawah ambang ekonomi dan juga dapat membantu dalam proses penyerbukan tanaman. 

Untuk itu Tim PKM Fakutas Pertanian UNSRAT dibawah pimpinan ketua PKM Dr. Ir. Sherlij Dumalang, MSi melakukan pelatihan dan pendampingan pada kelomok tani hortikultura yaitu Kelompok Tani BRASSICA yang ada di Kelurahan Kakaskasen Satu, tentang manfaat refugia, jenis-jenis refugia, pemilihan jenis refugia dan metode penanaman refugia di sekitar pertanaman hortikultura Pada Hari Rabu 24 Juli 2024. 

Dalam Penyampaiannya Dr, Sherlij menyampaikan bahwa refugia dapat meningkatkan populasi musuh alami, menurunkan populasi dan serangan hama, mengurangi pemakaian pestisida anorganik, meningkatkan kualitas sayur dan mempercantik kebun sayuran organik. 

Dari Hasil Penelitian yang dilakukan oleh Tim PKM pada Tahun 2023 menyatakan bahwa Penanaman refugia di sekitar pertanaman hortikultura dapat meningkatkan efektifitas serangga parasitoid dalam menekan populasi hama tanaman dan membantu proses penyerbukan tanaman Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan materi dan percontohan serta evaluasi di lapangan.  

Diharapkan dari pelatihan dan pendampingan ini, petani akan mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang refugia, tidak tergantung pada pestisida sintetik, menghasilkan produksi tanaman sehat, melestarikan musuh alami, populasi hama rendah dan meningkatnya pendapatan petani. 

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota Tim PKM Fakultas Pertanian UNSRAT yakni, Ir. Noni Nortje Wanta MS,. Meisye Paruntu SP, MSi., Dr. Ir. Jeanne Krisen MP, Dr. Ir Reity Engka MSi, Dr. Frangky Rorong, SP, MSI.

 Adapun peserta yang hadir dari anggota kelompok tani adalah ibu-ibu Rumah Tangga petani Bunga dan Hortikultura Kota Tomohon, Mereka sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut dan merasa sangat terbantukan dengan adanya program Pengabdian Keapada Masyarakat dari Fakultas Pertanian UNSRAT.(red/*)


Komentar

Populer Hari ini




Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting