BPBD Manado Gelar Apel Hari Kesiap-siagaan Bencana di SMP Negeri 8


Manado, MS
Kepala BPBD Manado Donald Sambuaga melaksanakan di peringatan Hari Kesiap-Siagaan Bencana (HKB) Nasional 2026 di SMP Negeri 8 Manado, Selasa (28/4/26). 

Menurutnya, HKB ini merupakan momentum penting untuk membangun kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan kita semua dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa tanda yang pasti.

"Kota Manado merupakan wilayah yang memiliki kerentanan terhadap berbagai jenis bencana. Oleh karena itu, kesiapsiagaan harus menjadi budaya hidup, dimulai dari lingkungan terkecil, termasuk di sekolah," katanya. 

Perjalanan di peringatan HKB 2026 inj, lanjut Sambuaga, selain apel bersama, dilakukan juga edukasi dan sosialisasi kebersamaan serta simulasi evaluasi gempa bumi. 

"Tujuan pelaksanaannya agar seluruh warga sekolah memahami, 
apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi,"ujarnya. 

Berdasarkan itu juga, diingatkan dalam situasi gempa, paling penting jangan dansegera melindungi diri, dan mengikuti jalur evakuasi yang telah ditentukan. 

Pasalnya, pengetahuan ini sangat penting, karena keselamatan diri sangat bergantung pada kesiapan kita sendiri.

"Di sini kami mengajak seluruh guru untuk terus menanamkan pendidikan kebencanaan kepada siswa sebagai bagian dari pembelajaran karakter, sehingga tercipta generasi yang tangguh, sigap, dan peduli terhadap lingkungan," ujarnya.

Disampaikan, sesuai tema HKBP 2026 ini  “Bersatu Dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana” sudah turut melengkapo makan mendalam. 

Sebab, penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Diharapkan, kegiatan ini dapat membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah, turut meningkatnya kemampuan evakuasi mandiri,  serta terwujudnya masyarakat Kota Manado yang siap dan tangguh menghadapi bencana. 

"Saya pun mengajak di momen ini untuk mengikuti simulasi dengan serius, seolah-olah situasi benar-benar terjadi, agar pengalaman hari ini menjadi bekal nyata bagi kita di masa depan," pungkasnya. (DevyKumaat) 


Komentar

Populer Hari ini


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting