Foto: Boby Kereh.
Dinkes Manado Beri Perhatian ke Ibu dan Bayi, MBG Turut Dipantau
Manado, MS
Pemerintah Kota (Pemkot) Manado lewat
Dinas Kesehatan-nya selalu serius melakukan upaya-upaya pencegahan penularan penyakit bagi ibu dan bayi.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinkes Manado Boby Kereh, usai RDP dengan Komisi IV DPRD Manado, Senin (27/4/26).
"Ada langkah ke upaya pencegahan, dimana tahapan dilalui seperti ada pendeteksian baik ibu dan anak agar tak tertular," katanya.
Lanjutnya, berdasarkan data disampaikan, bahwa angka kematian ibu di 2025 tercatat sebanyak 2 orang. Dan untuk angka kematian bayi tercatat sebanyak 31 orang meninggal dunia pada tahun 2025.
Diperoleh juga, di tahun itu tren penurunan angka kematian di Manado dalam beberapa tahun terakhir.
Sementara itu, angka kematian ibu, di tahun 2022 tercatat 6 orang, 2023 6 orang, 2024 2 orang dan 2025 2 orang. Dan, kematian bayi di 2023 sebanyak 20 orang, 2024 32 orang. Dan, di 2025 ada 31 orang sehingga ada penurunan lagi.
"Berdasarkan itu, tiap puskesmas rutin melakukan proses-proses akan pemeriksaan secara aktif untuk ibu dan bayi," ujarnya.
"Pastinya, ada anjuran pemeriksaan rutin di Puskesmas, pemberian sosialisasi, edukasi berkelanjutan ke masyarakat mengenai kesehatan ibu dan anak," tambahnya.
Di sisi lain, terkait perjalanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Manado, ikut dijelaskan pula, kalau Dinkes Manado turut melakukan pemantauan berkesinambungan.
Disampaikan, terdapat langkah-langkah yang ditempuh seperti melakukan pemeriksaan secara rutin oleh 16 Puskesmas di Manado yang sebagian besar memiliki Satuan Pelayanan Pemehuhan Gizi (SPPG).
"Setiap minggu ada petugas yang terjun ke SPPG dengan melaksanakan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). Itu sesuai format yang ditetapkan dari Kementerian Kesehatan, " jelasnya.
Tak hanya itu, mereka pula akan turun lapangan lapangan Kantor Pelayanan Pemuhuhan Gizi (KPPG) Sulut-Go yang membawahi program MBG di Sulut dan Gorontalo.
Hal ini juga dikatakan, kalau Pemkot Manado tak lepas dari perhatian ketika program pusat ini berjalan.
Harapan kami, kondisi ini dilakukan agar Manado tetap berjalan lancar dari program MBG.
"Di waktu dekat pula bakal diskemakan untuk turun ke setiap SPPG," ungkapnya. (DevyKumaat)









































Komentar