DPRD Desak Santunan Duka, Pemkot Beri Isyarat Setuju

Terkait KPPS Meninggal Dunia Saat Bertugas


Manado, MS

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado Nortje van Bone mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, untuk memberi santunan duka bagi keluarga petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia, saat bertugas dalam Pemilu Presiden dan Legislatif.

Menurutnya, saran tersebut telah disampaikannya saat rapat paripurna, belum lama ini. Oleh sebab itu, dia berharap, aspirasi ini segera direspon dan ditindaklanjuti oleh pemerintah. "Kami menyarankan itu agar pemerintah kota memberi perhatian kepada yang meninggal dunia, termasuk mereka yang sementara dirawat di rumah sakit," tutur van Bone.

Lanjut dia, pemerintah juga diharapkan memantau petugas pemilu yang sementara dirawat di rumah sakit dan memberikan perhatian. “Itu juga kami sampaikan karena sudah muncul permintaan banyak warga, sehingga dalam paripurna, kami utarakan,” ujar dia.

Di Kota Manado, terdapat lima orang KPPS yang meninggal dunia dalam tugas mengawal hajatan pesta demokrasi Indonesia. Itu ditambah sejumlah petugas lain yang dalam pemeriksaan intensif rumah sakit.

Sementara itu, Wakil Walikota (Wawali) Manado Mor Dominus Bastiaan, langsung merespon saran tersebut dengan meneruskan permintaan legislator ini ke Walikota Manado.

Menurutnya, pemerintah tidak akan tinggal diam, apalagi bagi warga Kota Manado. “Aspirasi yang tersampaikan di paripurna, akan jadi perhatian kami untuk ditindaklanjuti. Soal berapa, hasil diskusi dengan walikota diperlukan. Terima kasih atas dorongan rekan-rekan legislator," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Manado Sunday Rompas mengatakan, pihak pusat lewat Direktur Jendral (Dirjen) Keuangan RI sudah menyetujui pemberian santunan duka serta yang sakit. Dia menyebutkan,  santunan diberikan sebesar Rp36 juta dan sakit Rp25 juta.  Mengenai pengaturannya, Rompas menyebutkan akan ditindaklanjuti pihak Sekretariat KPU. "Mengenai pemberian tersebut, kita menunggu juknis (petunjuk teknis)," pungkasnya.(devy kumaat)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors