Jajaki Kerjasama Internasional, Gubenur dan Wagub Sulut Tatap Muka dengan Tamu Diplomatik Negara Sahabat


Manado, MS
Gubernur Yulius Selvanus SE dan Wakil Gubernur Dr Victor Mailangkay SH MH melakukan jamuan atas kehadiran 13 tamu diplomatik asal negara sahabat ditambah perwakilan badan PBB, serta organisasi non-pemerintah internasional belum lama ini. 

Momen kehadiran tersebut sekaligus menuntaskan kesepakatan atau buah komitmen pengembangan ekonomi berkelanjutan. Tepatnya, kalau pertemuan itu adalah bentuk penguatan kerja sama internasional.

Ada pun tajuk kunjungan tersebut adalah "Diplomatic Visit on Strengthening Cooperation on Blue Economy".
Dimana, menjadi momentum istimewa bagi pemerintah dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kolaborasi dalam aspek konservasi laut, penguatan ekonomi masyarakat pesisir, pengelolaan sumber daya laut berkelanjutan. 

Dan, bakal membuat arah  pembangunan infrastruktur kelautan antara Indonesia dengan mitra pembangunan internasional terjalin baik. 

Disampaikan gubernur, Sulut merupakan daerah strategis yang dikenal sebagai "Bumi Nyiur Melambai" dengan karakteristik masyarakat yang sangat toleran serta memiliki luas perairan mencapai 73% dari total wilayahnya.

"Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 sebesar 5,66% dan nilai investasi mencapai Rp10,2 triliun. Sulawesi Utara dipercaya memiliki pengalaman baik dalam pengelolaan sumber daya maritim serta menjadi tuan rumah bagi Sekretariat Regional Coral Triangle Initiative on Coral Reefs, Fisheries and Food Security (CTI-CFF),"kata gubernur, Kamis (23/4/26). 

Lanjutnya, guna memantapkan itu, Pemprov Sulut tetap dalam sinergi dengan pemerintah pusat dalam menerapkan lima kebijakan ekonomi biru.

"Cakupan itu, yakni perluasan kawasan konservasi laut, penerapan penangkapan ikan terukur berbasis kuota, serta pengembangan perikanan budidaya berkelanjutan yang berfokus pada komoditas ekspor seperti udang, rumput laut, dan tuna," jelasnya. 

Sementara itu, dilakukan pula pengawasan ketat terhadap wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil melalui sinergi dengan Bakamla serta aparat keamanan guna memberantas kejahatan lintas batas, serta komitmen rutin dalam pembersihan sampah plastik di laut yang melibatkan seluruh aparatur sipil negara dan masyarakat setiap hari Selasa dan Jumat.

Dibeberkan gubernur, kalau sektor perikanan dan pariwisata tetap menjadi daya saing unggulan di mana produksi perikanan daerah ini telah mencapai 750.857 ton dengan nilai ekspor mencapai 140 juta US Dollar, didukung oleh penggunaan alat tangkap ramah lingkungan seperti Hand Line dan Long Line.

Di sisi lain, turut diungkapkan gubernur, Sulut semakin dikenal sebagai "bintang yang sedang naik daun" dalam industri pariwisata kelautan melalui pengembangan berbagai destinasi bawah laut dan desa wisata, termasuk Desa Wisata Budo yang telah meraih penghargaan nasional.

Terkait rincian gubernur ke hadapan tamu sekaligus mitra internasional berkolaborasi bersama. 

"Kami mengajak seluruh mitra internasional untuk terus bekerja sama menggerakkan ekonomi biru guna membangun masa depan yang lebih modern, bertanggung jawab, dan membawa manfaat bagi kemajuan bersama," ungkapnya. (DevyKumaat) 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting