Gubernur Olly Salurkan Sembako ke Warga Terdampak Covid-19

Beri Bantuan Lewat Organisasi Keagamaan


Manado, MS

Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) untuk membantu masyarakat bumi Nyiur Melambai yang terdampak pandemik Covid-19, tak sekedar isapan jempol. Beragam program dan kebijakan untuk meringankan beban masyarakat telah digulir.

Teranyar wadah birokrat besutan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK), menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang kena dampak virus Corona. Menariknya lagi, pemprov menggandeng organisasi keagamaan dalam pendistribusian sembako tersebut.

Tujuannya  agar penyalurannya benar-benar terarah, efektif, dan tepat sasaran. Penyaluran secara simbolis dilakukan oleh Gubernur Olly Dondokambey, Rabu (22/4) kemarin, berupa 359 paket sembako di Gereja Katolik Paroki Ratu Rosari Suci dan 515 paket di Masjid Al Ikhwan Tuminting.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” ungkap Olly yang didampingi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Edwin Silangen dan Kepala Dinas Sosial Daerah (Kadinsosda) Rinny Tamuntuan, Rabu (22/4) kemarin.

“Penyaluran lewat lembaga atau organisasi keagamaan ini sudah kita rapatkan bersama dengan tokoh-tokoh agama di Sulut. Dan proses penyalurannya sudah dilakukan mulai minggu lalu,” imbuhnya.

Adapun paket tersebut berupa 10 bungkus mie instant, beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, 3 kaleng ikan siap saji dan 5 buah masker. Bantuan ini diapresiasi masyarakat karena dapat meringankan beban pemenuhan kebutuhan pokok di tengah pandemi covid-19.

Diketahui, penyerahan bantuan lewat lembaga agama dianggap efektif oleh Gubernur Olly karena dapat memepercepat proses penyaluran bantuan yang dibutuhkan masyarakat.

Seperti yang disampaikannya saat melakukan video teleconference dengan pengurus Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) pada Selasa kemarin. “Kita rapat dengan tokoh-tokoh agama. Nah minggu lalu sudah mulai kita salurkan by name by addres untuk anggota jemaat sehingga mempercepat proses penyaluran bantuan yang dibutuhkan masyarakat. Lewat masjid pun begitu, lewat kerjasama dengan guru-guru agama," papar Olly yang juga Ketua unsur non pendeta MPH PGI periode 2019-2024.

"Nah ini jalan semua, karena kalo kita lewat birokrasi lama, tunggu ktp lah, tunggu ini, tunggu itu. Kita lakukan hal-hal seperti itu, sementara jalan semua dari Pemerintah Provinsi Sulut,” sambungnya.

Sebelumnya, Selasa (21/4), Ketua unsur non pendeta Majelis Pekerja Harian Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPH PGI) periode 2019-2024 yang juga Gubernur Sulut ini mengikuti video teleconference (vidcon) penanganan Covid-19 bersama Ketua Umum PGI Pdt Gomar Gultom dan seluruh pengurus PGI.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly menerangkan pentingnya peranan lembaga agama dalam mendukung upaya pemerintah mempercepat penanganan covid-19 seperti yang dilakukannya di Sulut.

Menurutnya, lembaga agama dapat membantu penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat terdampak corona dengan efektif. “Ketua-ketua jemaat, pimpinan rumah-rumah ibadah yang memberikan nama yang perlu dibantu itu yang pemerintah langsung kirim bantuannya ke gereja tersebut dan masyarakat serta anggota jemaat yang mendapatkan langsung bantuan,” kata Olly.

Lanjut Olly, sebelum dilakukan pembagian sembako, pemerintah telah melakukan pertemuan untuk mematangkan tahap penyaluran bantuan. “Kita rapat dengan tokoh-tokoh agama. Nah minggu lalu sudah mulai kita salurkan by name by addres untuk anggota jemaat sehingga mempercepat proses penyaluran bantuan yang dibutuhkan masyarakat. Lewat masjid pun begitu, lewat kerjasama dengan guru-guru agama,” terangnya.

“Nah ini jalan semua, karena kalo kita lewat birokrasi lama, tunggu ktp lah, tunggu ini, tunggu itu. Kita lakukan hal-hal seperti itu, penyalurannya sementara jalan semua dari Pemerintah Provinsi Sulut,” tandas Olly video teleconference.(sonny dinar)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting