Andre Gerungan Salurkan Bantuan Saat Reses

Tetap Berlakukan Protokol Pencegahan Covid-19


Laporan : DEVY KUMAAT

 

Badai covid-19 yang kini tengah melanda Sulawesi Utara tak menyurutkan komitmen Andre Gerungan SH untuk melayani rakyat. Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Manado ini tetap melakukan tanggungjawabnya sebagai wakil rakyat, kali ini untuk menyerap aspirasi warga masyarakat di Dapil Tikala - Paal 2.

 

Pada Selasa (5/5) kemarin, sesuai jadwal Andre menggelar reses di Kecamatan Tikala, tepatnya di Kelurahan Taas. Tak hanya menyerap aspirasi masyarakat, Andre pada kesempatan itu ikut membagikan bantuan bahan pokok sebagai bentuk kepeduliannya bagi warga yang terdampak covid-19.

Namun agenda kerja itu dilakukannya dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Setiap warga yang hadir terlebih dahulu mencuci tangan di tempat yang disediakan, menggunakan masker, kemudian duduk dalam kursi berjarak. Durasi pelaksanaan reses pun dibatasi sesuai waktu yang diatur.

"Sudah harus begitu, mengikuti anjuran pemerintah pusat adalah amanah kita bersama dalam mencegah penyebaran covid-19 di tengah masyarakat," kata legislator muda potensial itu.

Selama kegiatan reses berlangsung, dirinya lebih menekankan pada sosialisasi juga edukasi kepada masyarakat dalam menyikapi kondisi saat ini. "Kalau untuk usulan dari warga itu mekanismenya disampaikan secara tertulis melalui lembar yang telah dibagikan sebelum pelaksanaan reses," papar politisi muda PDIP itu.

Sementara soal bantuan sosial (bansos) dari pemerintah kota Manado, Andre yang masuk dalam komposisi Komisi II DPRD ini berjanji bahwa dirinya bersama rekan-rekan fraksi akan mengawal penuh bantuan tersebut sehingga dapat tersalur untuk masyarakat.

Hal itu disampaikannya menanggapi keluh warga di Kelurahan Taas yang belum menerima bansos dari pemerintah. Padahal kelurahan ini paling pertama melengkapi data-data calon penerima bansos.

"Di kecamatan lain pembagian bansos sudah selesai dan sudah dinikmati oleh warga, namun ternyata disini masih nihil penyaluran. Tapi saya akan berkoordinasi dengan komisi terkait untuk mempertanyakan apa kendalanya dan mengawal sampai bantuan bagi rakyat itu disalurkan," tegasnya.

Sebab, menurut Andre, kondisi ini bisa mendatangkan kecemburuan sosial antar masyarakat yang umumnya ikut terdampak wabah covid-19 saat ini. "Jika sejak awal tidak ada kendala dengan mekanismenya kemudian serentak disalurkan, pasti masyarakat Kota Manado pada umumnya menikmati cepat. Ini jadi perhatian agar kedepan tidak terjadi seperti ini lagi," tandasnya.

Agenda reses ini turut dihadiri Polsek Tikala, Babinsa, sejumlah tokoh masayarakat dan tokoh agama.(***)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting