Terbanyak Screening di Lapangan, Positif Corona 230 Kasus


Manado, MS
Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Bidang Epidemiologis dr Steaven Dandel, mengungkap angka kejadian Positif virus ini pada, Minggu (24/5), kembali mengalami lonjakan yang singnifikan. Hari ini, ketambahan hingga 29 orang. Dengan demikian, total Positif Covid-19, 230 kasus.

Dia mengatakan, dari 29 orang yang Terkonfirmasi Positif virus Corona atau Covid-19, 21 kasus merupakan hasil screening di lapangan oleh petugas Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) baik itu Provinsi, Kabupaten maupun Kota. Sedang sisa yang terpapar positiv virus ini, berasal Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT).

Menurutnya, hal itu menandakan penyebaran Covid-19 di Sulut, tidak lagi terjadi pada penderita dengan gejala berat atau melakukan perjalanan seperti dari Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Ada 21 pasien yang ditemukan lewat hasil screening yang dilakukan baik terhadap kontak maupun pelaku-pelaku perjalanan dan juga daerah-daerah dengan Cluster yang sudah diidentifikasi," kata Dandel.

Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan ekspansi ke daerah-daerah yang diidentifikasi terdapat penyebaran Covid-19.

"Fakta ini menunjukkan bahwa kalau kita hanya menunggu saja orang dengan gejala ke Rumah Sakit, itu kurang efektif dan akan kehilangan sekitar 67 persen hari ini pasien positif Covid-19," bebernya. (sonny dinar)

Berikut Update Terkini Kasus Positif Covid-19 di Sulut:

1. Kasus 202, adalah perempuan usia 54 tahun asal Talaud. Yang bersangkutan adalah pelaku perjalanan dari Kota Manado dan Bitung.

2. Kasus 203, adalah perempuan usia 17 tahun asal Talaud. Yang bersangkutan adalah pelaku perjalanan dari Manado dan Bitung.

3. Kasus 204, adalah laki-laki usia 42 asal Bolaang Mongondow. Yang bersangkutan dirujuk dari Rumah Sakit RS Kotamobagu ke RSUP Prof Kandou dan meninggal dunia pada tanggal 15 Mei 2020 karena gagal ginjal.

4. Kasus 205, adalah laki-laki usia 42 tahun asal Talaud. Yang bersangkutan adalah pelaku perjalanan dari Manado dan Bitung.

5. Kasus 206, adalah laki-laki usia 1 tahun asal Talaud. Yang bersangkutan terkoneksi dengan kasus 202, 203 dan 205.

6. Kasus 207, adalah perempuan usia 48 tahun asal Manado. Yang bersangkutan meninggal dunia pada tanggal 17 Mei 2020 karena tuberkulosis paru-paru.

7. Kasus 208, adalah perempuan usia 17 tahun asal Manado.

8. Kasus 209, adalah perempuan usia 25 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Manado.

9. Kasus 210, adalah laki-laki usia 70 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

10. Kasus 211, adalah laki-laki usia 25 tahun asal Minahasa Utara (Minut). Yang bersangkutan adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

11. Kasus 212, adalah perempuan usia 57 tahun asal Bitung. Yang bersangkutan adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

12. Kasus 213, adalah perempuan usia 26 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

13. Kasus 214, adalah laki-laki usia 30 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dari kasus 71.

14. Kasus 215, adalah laki-laki usia 25 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

15. Kasus 216 adalah laki-laki usia 53 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

16. Kasus 217, adalah perempuan usia 33 tahun asal Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

17. Kasus 218, adalah laki-laki usia 28 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

19. Kasus 219, adalah perempuan usia 60 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Manado.

20. Kasus 220, adalah laki-laki usia 50 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Minahasa Utara.

21. Kasus 221, adalah laki-laki usia 59 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Manado di Pasar Pinasungkulan.

22. Kasus 222, adalah laki-laki usia 46 tahun asal Kabupaten Minahasa Utara. Yang bersangkutan adalah PDP dan meninggal dunia pada 18 Mei 2020.

23. Kasus 223, adalah perempuan usia 6 tahun asal Manado. Yang bersangkutan KERT dengan kasus 57.

24. Kasus 224, adalah perempuan usia 44 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulut.

25. Kasus 225, adalah perempuan usia 39 tahun asal Manado. Yang bersangkutan KERT dengan kasus 41.

26. Kasus 226 adalah perempuan usia 57 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Manado di Pasar Pinasungkulan.

27. Kasus 227, adalah laki-laki usia 50 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Manado di Pasar Pinasungkulan.

28. Kasus 228, adalah laki-laki usia 45 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Manado di Pasar Pinasungkulan.

29. Kasus 229, adalah perempuan usia 18 tahun asal Manado. Yang bersangkutan adalah bagian dari ekspansi dan screening rapid tes yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Manado.

30. Kasus 230 adalah perempuan usia 43 tahun asal Kota Manado. Yang bersangkutan KERT kasus 57.


Komentar