Positif Corona di Sulut Bertambah 23 Kasus, Mayoritas dari Manado


MATA rantai Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sulawesi Utara (Sulut), tak kunjung putus. Kasus positif virus Corona di bumi Nyiur Melambai, terus bertambah.

Update terbaru, Rabu (3/6) kemarin, Sulut ketambahan 23 kasus baru. Alhasil, total positif Corona di Sulut telah menembus angka 377 kasus.

Perkembangan teranyar Hasil Penyelidikan Epidemiologi (PE) Covid-19 itu diungkap  Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sulut, Bidang Epidomologi, dr Steaven Dandel.

Mayoritas kasus positif Corona itu berasal dari Manado. Maklum dari 23 kasus baru tersebut 20 orang diantaranya dari ibukota provinsi. Ada yang masuk kategori cluster Pinasungkulan, cluster fasilitas kesehatan (faskes) maupun yang kontak erat resiko tinggi (KERT) dengan pasien positif Corona. (selengkapnya ada di tabel)

"Hari ini (Kemarin, red),  kita ketambahan 23 kasus baru. Yang 20 kasus dari Manado, 1 dari Tomohon, 1 Minahasa dan 1 dari Minahasa Tenggara ,” beber Dandel, yang didampingi Juru Bicara Bidang Kebijakan, Dr Jemmy Kumendong.

Lanjut Dandel, jumlah pasien Covid-19 yang sembuh bertambah 6 orang dan yang meninggal tertambah 1 orang. “Yang sembuh menjadi 62 orang sedangkan yang meninggal 40 orang,” ujarnya.

Sedangkan yang dalam perawatan 275 orang. Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ketambahan 6 dan dan Orang Dalam Pemantauan (ODP),  juga ketambahan 3 orang. “ Jadi total yang PDP 193 orang dan ODP 158 orang,” terang Dandel.

Ia  pun kembali mengingatkan masyarakat Sulut untuk tetap waspada dan mengikuti protokol kesehatan serta anjuran pemerintah. Seperti tetap selalu menjaga jarak, menghindari pusat keramaian, selalu pakai masker, rajin cuci tangan dengan menggunakan deterjen, serta mengikuti protocol kesehatan Covid-19 lainnya.

“Itu semua bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Karena masyarakat itu sendiri menjadi garda terdepan dalam menghentikan penularan virus ini,” imbuhnya.

Diketahui, Sulut kini masuk kategori sebagai provinsi dengan angka penularan Virus Corona tertinggi di Indonesia. Itu menyusul data kurva reproduction number (RO) atau indeks penularan di Sulut ini telah mencapai 2,5.

Hal itu diungkap Wakil Gubernur (Wagub) Steven Kandouw (SK). “Sulut juara tingkat penyebarannya,” kata Wagub, Selasa (2/6).

Indikator itu menjadi tanda awas bagi warga Sulut, khususnya Manado yang menjadi epicentrum Corona di Sulut. Untuk itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulut akan membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Manado untuk penanganan penyebaran virus Corona di ibukota Provinsi.

“Kita full support, satgas (gugus tugas), akan bantu secara khusus Manado dengan cara melakukan rapid test. Semua kita kerahkan untuk tekan laju penurunan penyebaran Covid-19 di Manado secara gotong royong,” tegasnya.

Selain itu, pemerintah akan mempertegas dan memperketat penerapan kebijakan social distancing dan physical distancing di Manado dengan melibatkan petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi dan Kota, yang turut dibantu Polri dan TNI. “Bagi pelanggar kalau perlu diberikan punishment. Itu sesuai dengan Undang-Undang Covid-19,” tegasnya.

"Para Kepala Lingkungan di Manado akan dilibatkan guna membantu Gugus Tugas di lapangan dalam mendata ‘home by home’ pada warga yang diduga terkontak dengan pasien Covid-19," pungkas Wagub.

Diketahui, R0 adalah indeks penularan virus corona. Jika RO kurang dari satu, maka rata-rata orang yang terinfeksi akan menularkan kurang dari 1 orang. Sebaliknya, apabila RO di atas satu maka masih ada penyebaran virus Corona.(sonny dinar)

 

23 Kasus Baru Positif Covid-19 Di Sulut

 

1. Pasien 355: Perempuan, umur 35 tahun, asal Manado. Bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan. Sebelumnya, hasil Rapid Reaktif. Dilanjutkan dengan pemeriksaan swab. Hasilnya positif Covid-19.

 

2. Pasien 356: Perempuan, umur 45 tahun, asal Manado. Bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.

 

3. Pasien 357: Laki-laki, umur 44, asal Manado. Kontak Erat Resiko Tinggi (KERT) dari kasus 168.

 

4. Pasien 358: Bayi berjenis kelamin Perempuan, umur 2 bulan asal Minahasa Tenggara (Mitra). KERT 189.

 

5. Pasien 359: Laki-laki, umur 64 tahun, asal Manado. Bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.

 

6. Pasien 360; Laki-laki, umur 69 tahun, asal Manado. Bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan.

 

7. Pasien 361: Laki-laki, umur 67 tahun, asal Manado. Sebelumnya adalah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di salah satu Rumah Sakit (RS) yang ada di Manado.

 

8. Pasien 362: Perempuan, umur 30 tahun, asal Manado. Merupakan Tenaga Kesehatan (Nakes) di salah satu Fasilitas Kesehatan (Faskes) C yang ada di Manado.

 

9. Pasien 363: Perempuan, umur 34 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 168

 

10. Pasien 364: Perempuan, umur 47 tahun, asal Manado. Sebelumnya adalah PDP yang dirawat di salah satu RS di Manado.

 

11. Pasien 365: Perempuan, umur 48 tahun, asal Manado. Sebelumnya adalah PDP yang dirawat di salah satu RS di Manado.

 

12. Pasien 366: Perempuan, umur 28 tahun, asal Manado. Nakses pada Faskes C di Manado. Dari kegiatan screening Provinsi Sulut. Hasil Rapid Test Reaktif.

 

13. Pasien 367: Laki-laki, umur 28 tahun, asal Manado. Nakes pada Faskes di Tomohon.

 

14. Pasien 368: Laki-laki, umur 36 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 168.

 

15. Pasien 369: Perempuan, umur 27 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 175.

 

16. Pasien 370: Laki-laki, umur 33 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 175.

 

17. Pasien 371: Laki-laki, umur 16 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 168.

 

18. Pasien 372: Perempuan, umur 48 tahun, asal Manado. Bagian dari Klaster Pasar Pinasungkulan Karombasan, Manado.

 

19. Pasien 373: Perempuan, umur 52 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 175.

 

20. Pasien 374: Laki-laki, umur 11 tahun, asal Manado. Bagian dari klaster Pasar Pinasungkulan Karombasan, Manado.

 

21. Pasien 375: Perempuan, umur 15 tahun, asal Manado. KERT dari kasus 168.

 

22. Pasien 376: Laki-laki, umur 53 tahun, asal Tomohon. Yang bersangkutan adalah Nakes pada salah satu Faskes yang ada di Tomohon.

 

23. Pasien 377: Perempuan, umur 44 tahun, asal Kabupaten Minahasa. Nakes pada salah satu Faskes di Tomohon.

 

Sumber: Gugus Tugas Covid-19 Pemprov Sulut


Komentar

Populer Hari ini



Sponsors

Daerah

Sponsors