SK Cagub Nasdem Turun Pekan Ini, VAP Menguat


Manado, MS

Teka teki sosok yang akan diusung Partai Nasional Demokrat (Nasdem) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Utara (Sulut), masih misteri. Teranyar, Surat Keputusan (SK) bagi ‘jagoan’ partai besutan Surya Paloh itu, baru akan keluar pekan ini.

Sejauh ini, salah satu figur paling populer didengung-dengungkan untuk mengisi posisi calon gubernur (cagub) adalah Vonnie Anneke Panambunan (VAP). Bahkan berhembus kabar, Nasdem sudah mengeluarkan SK VAP sebagai figur yang bakal diusung pada Pilgub, bulan Desember mendatang.

Kabar tersebut sontak ditepis pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Sulut. Hanya saja, mereka memastikan pada pekan berjalan ini SK tersebut besar kemungkinan bakal keluar. "Belum ada (SK, red). Sangat mungkin minggu ini," terang Wakil Sekretaris Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) DPW Partai Nasdem Sulut, Faisal Pranoto.

Ia menjelaskan, selain calon Pilgub, ada beberapa daerah pula yang akan keluar SK. Daerah tersebut umumnya figurnya sudah dipastikan, seperti Kota Bitung dan Minahasa Utara (Minut). "Kalau soal Pilgub apa yang akan keluar nanti, tergantung komunikasi sampai dimana. Sangat mungkin bisa satu paket keluarnya dengan calon wagub (wakil gubernur) partai. Bisa saja pasangannya dengan internal partai karena kita cukup kursi mengusung sendiri atau bisa saja keluarnya sudah dengan pasangan dari partai koalisi," ungkap Faisal.

Kalau pun harus berkoalisi, maka pastinya visi dan misi harus sama. Dalam Pilkada ini, menurutnya, ada kerja sama dengan partai lain lebih bagus. "Yang penting kan mekanisme ini sudah jalan. Proses secara teknis mereka sudah mendaftar bakal calon gubernur dan wagub ke tim penjaringan, kemudian melalui Ketua dan Sekretaris DPW meneruskan ke DPP. DPP akan membahas ini bersama-sama dengan kopemwil (Komando Pemenangan Wilayah) yang ditugaskan di Sulut," ujarnya.

Saat ditanya apakah sudah dipastikan SK tersebut akan diberikan ke VAP, dirinya enggan memberikan kepastian. Hal itu pastinya akan diumumkan. "(Kalau VAP, red) peluang itu sangat mungkin. Karena selaku kader elektabikitasnya sangat bagus," urainya.

Selain tingkat provinsi, di kabupaten kota yang melaksanakan Pilkada, semuanya yang ditetapkan juga harus bekerja membangun koalisi. "Setelah itu akan ada simulasi pasangan juga," imbuhnya.(arfin tompodung)

 

 


Komentar