Jalan Trans Gorontalo-Bolsel Sempat Terputus

Dilanda Banjir, Longsor dan Pohon Tumbang


Laporan: Hendra Damopolii

Cuaca ekstrem ‘bongkar’ wilayah Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). Kejadian alam ini berakibat banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang di sejumlah titik. Ruas jalan trans Gorontalo-Bolsel pun terputus.

Sejumlah desa yang ada di Kabupaten Bolsel dilanda banjir, Sabtu (27/6). Selain dilanda banjir, ruas jalan Molibagu-Gorontalo, tepatnya di Desa Pakuku Jaya Kecamatan Kecamatan Tomini, juga sempat putus beberapa jam, lantaran tertimpa pohon dan longsor. Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bolsel Daanan Mokodompit, sejumlah desa yang terdampak banjir diantaranya Pakuku Jaya Kecamatan Tomini, Ilomata Kecamatan Pinolosian dan Tolondadu Kecamatan Bolaang Uki. Sedangkan yang terdampak longsor berada di wilayah Kecamatan Tomini. “Saat kejadian, tim BPBD langsung turun melakukan peninjauan dan pendataan rumah-rumah yang terdampak banjir. Tim kita juga turut mendampingi pak Bupati yang turun langsung ke Desa Tolondadu,” aku Daanan.

Dia mengatakan, hingga kini intensitas hujan di wilayah Bolsel masih cukup lebat, disertai angin kencang. Makanya warga diminta tetap waspada, terutama yang tinggal di lereng-lereng gunung dan wilayah yang rawan akan longsor. Dia juga mengakui, jika banjir yang terjadi di sejumlah desa ini mencapai rata-rata 70 cm dari badan rumah. Hal ini katanya, dipicu lantaran luapan air dari drainase yang tidak lagi dapat menampung debit air. “Banjir ini rata-rata karena luapan air dari drainase. Tidak hanya rumah warga yang terdampak, jalan pun tertutup air,” tuturnya.

Daanan juga mengakui, jika pohon tumbang  dan tanah longsor yang terjadi di Desa Pakuku Jaya, sempat membuat akses jalan trans yang menghubungkan Kabupaten Bolsel dan Provinsi Gorontalo terputus sementara. “Jalan ini kembali terbuka berkat sumbangsih masyarakat setempat bersama anggota TNI yang bergerak cepat, untuk membantu tim BPBD,” tambahnya.

Hingga kini lanjutnya, pihaknya masih terus melakukan pemantauan sekaligus pendataan lokasi yang terdampak bencana. “Kita juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan untuk rencana pemberian bantuan, sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar serta pelayanan kesehatan masyarakat yang terdampak bencana,” kunci Daanan.

Diketahui, Bupati H Iskandar Kamaru SPt didampingi instansi terkait melakukan peninjauan langsung di lokasi Banjir Desa Tolondadu, pasca kejadian. (*)


Komentar