Deprov Sorot Pemotongan Gaji THL Dikda Sulut


Manado, MS

Keluh Tenaga Harian Lepas (THL) Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) di Kota Bitung sampai ke telinga wakil rakyat. Adanya pemotongan terhadap gaji mereka jadi penyebab. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) menyorot.

Laporan tersebut diterima Anggota DPRD Sulut, Melky Pangemanan. Aduan itu disampaikan melalui akun sosial media Melky. Pemotongan gaji para THL itu adalah mereka yang bertugas di beberapa SMA/SMK di Kota Bitung. Ada gaji THL yang dipotong Rp400 ribu, ada Rp500 ribu dan Rp900 ribu. "Saya mendorong Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Provinsi Sulawesi Utara agar segera menuntaskan persoalan pemotongan gaji para THL," tegas Melky, baru-baru ini, di ruang kerjanya.

Gaji para THL harus diberikan sesuai dengan hak yang harus mereka terima. Hal itu karena kewajiban telah mereka tunaikan. "Maka hak mereka juga harus diberikan seutuhnya. Jangan dipotong-potong," ucap Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia Sulut ini.

Pangemanan menegaskan, dirinya akan mengawal persoalan ini sampai tuntas. Apalagi Bitung ini ada di daerah pemilihannya (dapil). "Saya juga sudah menghubungi dan mengkonfirmasi langsung kepada Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan Kepala Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Utara akan mengecek perihal aduan yang disampaikan para THL kepada saya dan berjanji akan menyelesaikan persoalan tersebut," tutup anggota dewan provinsi (Deprov) dapil Minahasa Utara dan Kota Bitung ini. (arfin tompodung)


Komentar