Foto: Awaludin Umbola
Awasi Coklit, Jajaran Bawaslu Daerah ‘Dipecut’
Manado, MS
Ketelitian dalam pengawasan pencocokan dan penelitian (coklit) pemutakhiran data pemilih ‘dipecut’ Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Utara (Sulut). Ada banyak hal yang dinilai bisa terlewatkan. Celah kelemahan itu diminta untuk menjadi perhatian jajarannya.
Nada peringatan itu disampaikan pimpinan Bawaslu Sulut, Awaluddin Umbola. Ia mengungkapkan, Sistem Informasi Data Pemilih (Sidalih) tidak secara utuh sempurna dalam proses verifikasi data pemilih. Menurutnya, memang sistem ini secara otomatis punya fitur-fitur yang terkait dengan memverifikasi data pemilih yang berkaitan dengan syarat pemilih, domisili, kegandaan dan lainnya. Namun menurutnya, error dalam data pemilih di sistem tersebut masih tergantung dari hasil coklit yang akan dilakukan.
"Sehingga perlu ketelitian dan fokus jajaran pengawas pemilihan dalam proses coklit," tegas Umbola, baru-baru ini.
Mantan Ketua KPU Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) ini juga mengatakan kepada jajarannya untuk mempelajari titik lemah dari diri masing-masing. Ini agar kerja pengawasan bisa teratasi dengan baik. “Kita harus menyadari diri dulu dimana titik kelemahan kita. Sehingga ketika kita akan bergerak bekerja, kita akan tau menutupi ruang-ruang kelemahan itu,” ujarnya.
Umbola juga menegaskan, jajaran pengawas desa dan kelurahan harus memahami cara kerja pengawasan. “Pastikan pengawas desa dan kelurahan kita sudah paham tentang kerja pengawasan sehingga apa yang mereka lakukan di lapangan akan menyelesaikan masalah,” tegasnya. (arfin tompodung)











































Komentar