Foto: Jenniver Mantow.
Topik Perempuan dan Anak Diminta Masuk RKPD
Tomohon, MS
Peran lembaga eksekutif sangat diperlukan dalam memberikan jaminan kesejahteraan hidup bagi masyarakat. Utamanya, soal perempuan dan anak mesti mendapat perhatian serius dari pemerintah. Pun topik tersebut dipandang perlu diangkat dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022. Demikian diungkap Pemerhati Perempuan dan Anak, Jenniver Mantow kala menghadiri kegiatan Konsultasi Publik terkait penyusunan RKPD di Anugerah Hall, Kamis pekan lalu.
Di kesempatan itu, Mantow mengapresiasi pemerintah, khususnya Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) Kota Tomohon yang telah menggelar konsultasi RKPD. Dimana telah, melibatkan masyarakat dalam menyuarakan pendapat untuk membangun Kota Tomohon. Kata dia, RKPD tidak hanya terbatas soal pembangunan fisik saja. Namun, pembangunan sumber daya manusia juga harus diperhatikan pemerintah.
"Saya ingin secara spesifik, peran perempuan dan anak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Sebagai pemerhati issue-issue terkait kesetaraan gender, peran perempuan dalam lingkup sosial, dan perlindungan anak, saya berharap topik-topik tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Tomohon," ungkap Mantow.
Menanggapi hal ini, Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon Drs Daniel Pontonowu menjelaskan, pihaknya pasti akan memperhatikan program pusat pembelajaran keluarga (Puspaga) yang dikeluarkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.
"Kami akan memaksimalkan pelaksanaan program Puspaga karena ini juga lembaga yang memang perlu diberi perhatian khusus. Ke depan, kami pasti berusaha semakin kuat, kian hebat dalam menjalankan program-program terkait perempuan dan anak," singkat Pontonowu. (hendra mokorowu victor rempas)












































Komentar