AA-RS SAH, MANADO PEMIMPIN BARU


Manado, MS

Tampuk kepemimpinan Kota Manado berpindah tangan. Andrei Angouw dan Richard Sualang (AA-RS) resmi dilantik, Senin (10/5) hari ini, sebagai Walikota dan Wakil Walikota (Wawali) periode 2021-2024. Sederet program hingga penyelesaian persoalan yang membelit Negeri Wenang pun optimis dapat direalisasikan.

Keduanya nanti akan mengawali pengambilan sumpah dan janji sebagai kepala daerah oleh Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey di Kantor Gubernur Sulut. Kemudian dilanjutkan melakukan serah terima jabatan dengan Walikota dan Wakil Walikota lama GS Vicky Lumentut serta Mor D Bastiaan di Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado Dra Aaltje Dondokambey MKes Apt mengatakan, serah terima tingkat pemerintahan akan berlangsung lewat rapat paripurna istimewa. "Sebelum itu, saya dan dua Wakil Ketua DPRD Manado mengikuti pelantikan," kata Dondokambey.

Lanjutnya, semua persiapan sudah berlangsung terencana oleh pihak Sekretariat DPRD (Setwan) Manado. Terkait undangan nanti di Pemkot Manado, Dondokambey menyebutkan kehadirannya tidak banyak karena mengikuti protokol kesehatan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dia menerangkan, yang akan berada di dalam paripurna nanti dari keluarga Andrei Angouw dan Richard Sualang, pihak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga perwakilan partai pengusung yakni Partai Gerindra. "Bagi yang akan masuk ke ruangan pelantikan bakal dilakukan swab antigen terlebih dahulu," jelas Dondokambey.

Senada disampaikan Wakil Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone dan Adrei Laikun ST. Dijelaskan bahwa mereka selalu melakukan koordinasi selama ini jelang pelaksanaan pelantikan AA-RS selaku Walikota dan Wakil Walikota yang baru. Sekarang ini disebutnya, persiapan itu semakin matang dan siap menyambut pemimpin baru Kota Manado.

"Penting bagi kami menyiapkan rangkaian pelantikan lewat pertemuan dengan ketua dewan. Kami pun sangat teliti dan buktinya membawa aura positif. Kini, mari kita menyambutnya," kata Van Bone dibenarkan Laikun.

 

DISEBUT PASANGAN EKONOM DAN MEDIS

Gambaran menarik nanti dipastikan akan tersaji dalam pelantikan dan serah terima jabatan AA-RS. Walikota dan Wawali Manado baru ini bakal didampingi istri masing-masing. Dua wanita itu dari disiplin ilmu yang juga sama dengan suami mereka.

Fenomena tersebut sangat menarik perhatian publik. Menurut pengamat Apolos Bowonsili, akan menarik dari pelantikan dan serah terima itu, bahwa istri Walikota dan Wawali Manado ini mempunyai disiplin ilmu yang sama dengan suami mereka.

Andrei Angouw adalah seorang ekonom tamatan luar negeri. Sedangkan istrinya Irene Pinontoan, pernah menempuh kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado. Dengan demikian keduanya punya basic seorang ekonom.

Serupa juga dengan Richard Sualang dengan istrinya Merry Mawardi. Richard dan Merry adalah menempuh perkuliahan yang sama di Fakultas Kedokteran Unsrat Manado.

Bagi Bowonsili, hal itu nantinya bisa sebagai modal. Dalam roda kepemimpinan AA-RS akan terjadi sinergitas. Khususnya dari dukungan istri mereka ketika AA-RS menjalankan amanat rakyat. "Memang kesamaan itu di bagian disiplin ilmu mereka, tapi menjadikan Manado lebih baik bakal jadi prioritas keduanya. Kita doakan bersama," pungkasnya.

Kemampuan AA-RS dalam menjalankan roda kepemimpinan di kalangan eksekutif Kota Manado tak diragukan lagi. Apalagi keduanya telah malang melintang di dunia politik sebagai wakil rakyat. Pengabdian kepada masyarakat sudah dibuktikan dengan menjadi penyambung lidah rakyat. "Ditambah lagi keduanya mempunyai latar belakang ekonom pak Andrei dan satu lagi pak Richard sebagai dokter. Sudah kelihatan bagaimana mereka mengabdi karena tugas ekonom adalah menyejahterakan rakyat. Begitu juga sebagai seorang medis pak Richard tentu punya roh yang sangat kuat untuk masalah kemanusiaan yaitu kesehatan," terang, Paul Egeten warga Manado.

 

DEPROV OPTIMIS PROGRAM AA-RS BAWA PERUBAHAN

Nada optimis terhadap kepemimpinan AA-RS juga disampaikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut. Utamanya dari personil Fraksi PDIP. Visi dan misi keduanya untuk Kota Manado dinilai akan mampu membawa perubahan.

Anggota DPRD Sulut dari Fraksi PDIP, Agustin Kambey menyampaikan banyak selamat kepada AA-RS yang akan dilantik. Tentunya menurut dia, lewat realisasi visi dan misi AA-RS, dirinya sangat yakin bakal membawa perubahan bagi Kota Manado. Program-program yang akan dilaksanakan bakal membuat Kota Tinutuan itu lebih baik lagi ke depan. "Kita berdoa bersama, di kepemimpinan AA-RS, Manado akan lebih baik dengan visi dan misi yang keduanya akan jabarkan," ucap Kambey, Minggu (9/5) kemarin.

Kemajuan diyakini akan terjadi di segala lini. Hal itu karena melihat semangat dan komitmen dari kepemimpinan AA-RS untuk Kota Manado ke depannya. "Visi dan misi itu akan dijalankan dengan baik dan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan di Kota Manado," paparnya.

Peningkatan pembangunan menurutnya, bakal lebih maju, baik secara fisik yakni infrastruktur maupun ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. "Ini semua akan terjawab dalam visi dan misi mereka berdua. Ini sudah menjadi komitmen keduanya dan komitmen PDIP yang semuanya untuk kepentingan rakyat. Dan tentunya dengan sinergitas bersama pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan bapak Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw Kota Manado pasti akan lebih maju," pungkas anggota dewan provinsi (Deprov) daerah pemilihan Kota Manado ini.

Keyakinan serupa juga sempat disampaikan Anggota DPRD Sulut, Hilman Idrus. Bagi politisi PDIP ini, kemajuan untuk Kota Manado sudah menjadi komitmen AA-RS. Terutama menata daerah tersebut menjadi lebih baik. Salah satunya terkait masalah sampah yang menjadi keluhan masyarakat.

"Masalah sampah sudah pernah disampaikan AA-RS untuk diselesaikan," kata Hilman.

Apalagi dengan sinergitas dengan pemerintah pusat dan provinsi, kini sudah akan selesai Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Regional Iloilo yang dibangun memakai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan diharapkan sudah berfungsi pada bulan Desember 2021. Ini salah satunya akan mengolah sampah yang juga ada di Kota Manado.

"TPA ini menampung kuota sampah untuk Manado, Minahasa Utara (Minut), Bitung dan kabupaten Minahasa. Sehingga bisa terbantukan dikarenakan TPA Sumompo sudah tidak layak atau tidak bisa menampung sampah lagi," jelas anggota dewan dapil Manado ini.

Diketahui, visi dari AA-RS untuk Kota Manado yakni ‘Manado Maju dan Sejahtera Sebagai Beranda Sulawesi Utara dan Indonesia Ke Asia Pasifik’. Selanjutnya misi mereka ada lima yaitu pertama, peningkatan Kualitas Manusia Kota Manado. Kedua, penguatan Ekonomi Kota yang bertumpu kepada industri jasa, perdagangan dan pariwisata. Ketiga, pembangunan infrastruktur, penataan Kota, dan perluasan konektivitas. Keempat, pembangunan daerah yang berkelanjutan. Kelima, pemerintahan yang baik dan bersih didukung oleh sinergitas antar daerah.

 

ANDREI-RICHARD KOMITMEN MENGABDI BAGI RAKYAT

Selang tiga tahun ke depan AA-RS bakal menjadi nakhoda bagi masyarakat Manado dalam mengarungi bahtera pemerintahan. Duo eks Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut itu, akan memimpin sekitar 5.489 orang pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkot Manado. Nada optimis hingga komitmen untuk mengabdikan diri bagi rakyat Kota Manado ditegaskan keduanya.

Andrei Angouw sempat berujar, ketika telah ditetapkan sebagai walikota, mereka akan melaksanakan apa yang telah dijanjikan pada saat kampanye di depan rakyat. “Apa yang kami janjikan, akan dilaksanakan,” sebutnya.

Menurutnya, janji mereka akan segera tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P). Disampaikan pula, nanti akan melakukan ‘follow up’ hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Manado tahun anggaran 2020 yang merupakan produk pemerintahan sebelumnya.

Dia pun memberikan sinyal bakal membenahi seluruh Badan Urusan Milik Daerah (BUMD) milik Pemkot Manado termasuk PT Air dan Perusahaan Daerah (PD) Pasar. “Orientasinya harus melayani bukan dilayani,” katanya.

Sementara itu, Richard Sualang menyampaikan pula, masalah sampah, air bersih dan kemacetan akan jadi fokus awal dirinya bersama dengan Andrei Angouw di awal masa kepemimpinan. Tiga hal itu telah dijanjikan oleh keduanya saat kampanye lalu. "Fokus ketiga itu, yang akan kami buat terkait masalah klasik tersebut," ujarnya.

Memang diakui Sualang, tiga masalah itu sangat kompleks. Hanya saja dengan gerak sinergitas dengan pemerintah pusat dan provinsi, pastinya akan mampu teratasi. "Tapi dengan sinergi pusat, provinsi dan kabupaten, optimis dan yakin semua dapat teratasi," tegasnya. (devy kumaat/arfin tompodung)

 

 

 


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting