`Save Danau Sineleyan`


Tomohon, MS 

Upaya melestarikan Danau Sineleyan di Kelurahan Talete I, Kota Tomohon, tersaji. Gebrakan itu dibesut Tim Penggerak PKK Kota Tomohon bekerjasama dengan Komunitas Peduli Sungai Tomohon, Mahasiswa Pecinta Alam Aesthetica Unima serta Komunitas Talun Kentur. Suppot penuh diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon.

Kegiatan itu digelar pada Jumat (17/9) di Danau Sineleyan. Aksi bersih-bersih dan penanaman pohon dirangkaikan dengan peringatan World Clean-up Day.

Agenda tersebut dihadiri langsung Walikota Tomohon Caroll JA Senduk SH, Wakil Walikota (Wawali) Wenny Lumentut SE, Ketua TP PKK drg Jeand`arc Senduk-Karundeng dan Sekretaris TP PKK Eleonora Lumentut-Sangi.

Dijelaskan Walikota Caroll, aksi seperti ini merupakan bagian dari peran serta masyarakat dalam bentuk kepedulian terhadap masalah lingkungan di Kota Tomohon khususnya Danau Sineleyan. Selain itu, upaya bersih-bersih dan penanaman pohon di sekitar danau dilaksanakan dalam rangka Hari Bersih-Bersih Sedunia atau World Clean-up Day.

“Kami selaku pemerintah kota Tomohon, saya dan bapak Wakil Walikota , mendukung penuh. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan yang dimulai dari lingkungan sekitar tempat tinggal kita,” terang Caroll.

“Mulailah dari hal-hal kecil seperti membuang sampah pada tempatnya, sebagaimana tema World Clean-up Day tahun 2021 yaitu Pilah Sampah Dari Rumah,” sambungnya.

Walikota juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, melalui aksi-aksi nyata seperti kegiatan ini. “Karena, apabila Kota Tomohon memiliki lingkungan yang bersih, rapih, indah dan aman, tentunya akan sangat menunjang pariwisata di Kota Tomohon terutama di saat kita akan melaksanakan iven-iven pariwisata baik lokal, nasional dan internasional sebagai salah satu program unggulan dari CS-WL,” harapnya.

Selanjutnya, Ketua TP-PKK Kota Tomohon yang juga sebagai Kepala Sekolah Sungai Kota Tomohon drg Jeand`arc Senduk-Karundeng mengatakan, selain bersih-bersih dan penanaman pohon di area Sineleyan, pihaknya juga melakukan sosialisasi terkait energi terbarukan yaitu Ecoenzym. Itu adalah cairan sejuta manfaat bagi kesehatan diri maupun lingkungan.

“Ecoenzym merupakan salah satu terobosan yang dilakukan untuk kelestarian alam ciptaan Tuhan, karena ecoenzym ini adalah salah satu cara mengolah sampah organik menjadi sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia maupun lingkungan hidup,” jelas Bunda Syanet, sapaan akrabnya.

Sehubungan dengan masalah lingkungan hidup di Danau Sineleyan, lanjut dia, maka Ecoenzym dapat digunakan untuk mengatasi pendangkalan sungai serta hal lainnya. “Kami tentunya bersyukur, karena kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon ini mendapat dukungan dari segenap stakeholders yang ada di Kota Tomohon, termasuk Pemkot Tomohon. Untuk itu, atas nama sekolah sungai serta unsur-unsur pelaksana kegiatan lainnya, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” tuturnya.

“Marilah kita sama-sama berkomitmen untuk menjaga kelestarian alam seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik, banyak menanam pohon, dan masih banyak lagi yang dapat kita lakukan untuk alam ini. Karena tindakan yang benar terhadap alam atau lingkungan sekitar kita akan memberikan dampak positif bagi kehidupan kita begitu juga bagi bumi yang kita tinggali ini bisa tetap indah, lestari dan nyaman untuk kehidupan generasi selanjutnya. Kita harus senantiasa ingat bahwa kita tidak mewarisi bumi dari nenek moyang, tapi kita meminjamnya dari anak cucu,” kunci ‘first lady’ Kota Religius itu.

Kegiatan dengan protokol kesehatan ini dihadiri perwakilan Balai Sungai Sulut I Jacklin Tahar SH, jajaran Komunitas Peduli Sungai Tomohon, jajaran pemkot Tomohon, panitia dan relawan kegiatan.(victor rempas)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors