Program Selamatkan Yaki Gandeng Stand Up Comedy


Minahasa, MS

Sosialisasi Sulut Bangga di Pasar Langowan berlangsung penuh kekeluargaan dan canda tawa. Kebersamaan itu diramaikan dengan Stand Up comedy yang menghadirkan seorang komika nasional dari Kota Manado yakni Endru Stifler. 

Dalam materinya komika yang pernah mengikuti Stan Up Comedy Academy 4 di Indosiar ini menyampaikan, yaki dan beberapa satwa liar lainnya sudah dilindungi. Sehingga penting untuk tidak lagi perlu merasa bangga atas mitos yang menyangkut daging satwa liar. Dia mencontohkan sebuah mitos kalau seseorang sedang hosa atau sesak nafas, maka baiknya makan daging yaki. Harusnya istirahat kwa, biar nyanda sesak,” demikian disampaikannya yang diikuti gelak tawa pedagang.  

Suasana gelak tawa di Pasar Langowan khususnya di lapak daging satwa liar tidak sampai di situ. Edisi bagi-bagi hadiah menjadi bagian yang paling disukai para pelapak. Pedagang berusaha melakukan instruksi sesuai pertanyaan dari Riri Lawe, education officer Program Selamatkan Yaki. Ada yang menirukan gaya satwa dan ada juga yang presentasi rangkuman pesan dan beberapa hal lainnya. Dalam sesi interaktif dengan pedagang diberikan pertanyaan-pertanyaan yang mengarah pada keterbukaan sikap dan cara pandang. Dengan demikian kedepannya, pedagang bisa mengambil peran dalam kelestarian satwa liar di alam dan tidak lagi menjual serta konsumsi satwa liar terancam punah bahkan yang dilindungi.  

Oma Ruth, salah satu pedagang yang sudah puluhan tahun jualan di pasar mengaku sangat senang dengan kegiatan ini dan masuk dalam pedagang sahabat alam. Dirinya tidak pernah merasa terganggu dengan kehadiran tim di pasar malah menyimpan rasa senang dan bangga yang tersendiri.  Sementara Om Jouke mengatakan, dengan kegiatan mereka menjadi tau mana yang sudah dilindungi, dasar hukumnya dan mana yang sudah terancam punah. Ia meyakini informasinya sangat positif dan membangun. Para pedagang Langowan sepakat menjadi pedagang sahabat alam, memilih berubah dan peduli pada keadaan satwa dan lingkungan. 

Purnama Nainggolan Koordinator Edukasi Program Selamatkan Yaki mengatakan, pihaknya senang bisa melibatkan pedagang dalam upaya pencegahan perdagangan satwa liar terancam punah dan dilindungi dengan selalu menyampaikan fakta ekologi dan pesan konservasi kepada pedagang.  Respon positif untuk menjadi pedagang sahabat alam dan rasa bangga pedagang karena tidak lagi menjual satwa liar terancam punah dan dilindungi menjadi semangat tersendiri. "Kami berharap pedagang tidak hanya tau mana yang sudah dilindungi dan terancam tetapi bisa menjadi agen pembawa pesan kepada masyarakat luas atas keberadaan satwa di alam liar, pentingnya bangga atas satwa-satwa tersebut dan menjaganya tetap lestari di alam bebas dengan bijak menentukan apa yang dijual dan yang dikonsumsi," kata
Purnama Nainggolan.(yaziin Solichin)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors