Foto: Syerly A. Sompotan dan drg. Jeand arc F. Karundeng (foto:ist)
Gantikan SAS, JFK Pimpin PMI Tomohon, Mewoh: Muskot Sebelumnya Menyalahi Aturan
Tomohon, MS - Hingar bingar soal status kepengurusan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tomohon, khususnya keketuaan, akhirnya mencapai klimaks. Jumat 16 Juni 2023, bertempat di Mall Pelayanan Publik Kantor Walikota Tomohon, telah dilaksanakan Musyawarah Kota ke-IV PMI Kota Tomohon tahun 2023. Oleh Floor (pemilih, red) memilih ketua yang baru yakni drg. Jeand'arc Florentia Karundeng (JFK). Itu berarti JFK secara sah menggantikan Ketua PMI Kota Tomohon sebelumnya Syerly Adelyn Sompotan (SAS).
Merunut perjalanan Muskot IV yang tereskalasi hingga dihadiri pengurus PMI Pusat dan dimediasi oleh PMI Provinsi Sulawesi Utara, Ketua Bidang Infokom PMI Provinsi Sulawesi Utara Drs. Royke Mewoh menegaskan jika momen itu teradakan sesuai dengan amanat Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga AD/ART sebab Muskot yang digelar sebelumnya menyalahi aturan.
"Kita lakukan ini sesuai dengan aturan. Berkaitan dengan apa yang dikaitkan dan apa yang dikeluhkan dengan Ibu SAS. Kita memberikan satu perhatian. Dan kita putuskan untuk melakukan ini karena aturan sehingga kita melakukan Muskot. Sekali lagi ini keinginan aturan, yang lalu tidak sesuai dengan aturan, bukan keinginan Pemerintah Kota atau pengurus PMI Propinsi," timpalnya kepada mediasulut.co usai melaksanakan Muskot.
"Kalau ada riak riak seperti ini, berarti ada demokrasi. Tapi kalau berjalan lurus tidak ada riak berarti tidak demokrasi," tambahnya.
Ketika ditanya terkait dengan keberlanjutan PMI Tomohon, mantan Penjabat Bupati Minahasa itu, mengatakan bahwa JFK terpilih dan dipilih oleh pengurus PMI Kecamatan dengan keabsahannya. Bahkan menurutnya, berharap Ketua dan pengurus PMI Tomohon nantinya dapat menjalankan tugas dengan baik, sesuai dengan amanat undang-undang dan kebutuhan masyarakat tentang kepalangmerahan.
"Yang memilih adalah pengurus PMI kecamatan, kita harapkan dengan terpilihnya Ketua PMI Tomohon, Ibu Jeand’arc Senduk Karundeng, Membuat PMI Tomohon jauh lebih baik dari sebelumnya. Soal kepengurusan selanjutnya adalah hak preogratif Ketua terpilih, jika sudah tersusun kami siap lantik," ujarnya sembari mengatakan jika satu organisasi masyarakat bertolak belakang dengan pemerintah, maka pasti tidak akan berjalan baik.
"Dan pelu digaris bawahi organisasi apapun dia kalau berada jauh dengan pemerintah pasti tidak akan berjalan baik," tutup Mewoh.
Sementara itu, dalam suasana Muskot, Walikota Tomohon Caroll Joram Azarias Senduk, S.H. membuka Musyawarah Kota Ke- IV Palang Merah Indonesia Kota Tomohon tahun 2023, dan berharap Pengurus PMI Kota Tomohon yang terpilih nanti adalah mereka yang benar-benar sanggup dan bersungguh-sungguh menjalankan tugas yang mulia mengantarkan jasa bagi kemanusiaan, mengedepankan kerjasama dan kemandirian, menjaga sikap dan berlaku adil dan bertanggung jawab serta profesional dalam memberikan pelayanan.
"Ini semua harus dilakukan dalam rangka menjadikan PMI Kota Tomohon lebih baik lagi, baik dari sisi organisasi maupun pendukung organisasi, terutama dalam mewujudkan PMI sebagai sumber kasih umat manusia," ujar Walikota.
Acara muskot tersebut dihadiri Muhamad Muas selaku Pengurus PMI Pusat, Merci Rampengan, Ph.D. selaku Sekretaris PMI Provinsi Sulawesi Utara, Drs. Royke Mewoh selaku Ketua Bidang Infokom PMI Provinsi Sulawesi Utara, Maria Jeand'arch Rogi, S.H. selaku Bendahara PMI Provinsi Sulawesi Utara, Para Camat Se- Kota Tomohon dan Para Ketua PMI Kecamatan Se- Kota Tomohon. (rommykaunang)











































Komentar