PDAM Wanua Wenang Total Optimalkan Pelayanan Air Bersih Bagi Warga Manado


Manado, MS
Dirut Perumda Air Minum Wanua Wenang Manado Meiky Taliwuna mengatakan, masyarakat Manado diprioritas pertama dalam pelayanan mereka.
Menurutnya, dalam upaya peningkatan pelayanan bagi pemasangan baru digratiskan 5 tahun.

"Benar, setiap pasang baru bakal digratiskan untuk masyarakat Manado selama 5 tahun sejak diminta pemsatannya," kata Taliwuna saat hadir di Sekretariat Aliansi Pers Manado (APM), Senin (2/9/24).

"Strategi Pemkot Manado dan PDAM untuk mencapai cakupan pelayanan 80 Persen, sebagaimana menjadi salah satu syarat untuk kota," ujarnya lagi.

Dijelaskannya, terkait rencana PDAM dan Pemkot Manado untuk meningkatkan cakupan pelayanan tentunya berhubungan dengan produksi.
Hal itu jadi pembuktian PDAM Manado meningkatkan terus pelayanan air bersih kembali.


Dimana, cakupan pelayanan kini di angka kurang lebih 20 Persen. Jadi, misalkan dari 100 rumah pelayanan PDAM baru sekitar 20.000 yang bisa terlayani atau dilayani saat ini.

Sehingga, produksi itu berarti harus ada pembangunan instalasi baru dengan pelayanan hanya 20 persen saja.

Taliwuna mengatakan, tahun ini sudah dalam proses pembangunan yaitu instalasi pengolahan air di Lotak Pineleng yang akan dibangun 150 liter per detik, jadi kalau di konversi sekitar di 12.000 pelanggan atau sambungan rumah.

“Proyek ini sementara dikerjakan oleh PUPR Kota Manado, berharap Desember nanti sudah bisa berproduksi sehingga dengan demikian ada lokasi yang saat ini masih dibagi-bagi pelayanannya yang masing-masing bisa 1×24 jam,” tandasnya.

Jadi yang terdampak nanti adalah bagian Teling Teling Atas, Teling bawah, Mahakeret Timur dan Barat serta Lawangirung.

“Nantinya setelah selesai pipa ini dibangun di Bulan Desember itu sudah bisa 24 jam karena pihak Pemkott Manado sudah menata sekitar 25 Miliar di APBD,” terangnya.

Lanjut Taliwuna, Januari tahun depan juga akan dibangun di Malalayang Krida 150 liter per detik itu juga bisa 12.000 sambungan rumah atau pelanggan jadi total ada sekitar 24.000.

Lagi menurut Taliwuna di Lotak juga akan dibangun lagi karena saat ini di Lotak sistemnya memang masih pakai sistem pasir cepat, jadi hanya pakai saringan pasir.

”Tentunya ini akan beresiko kalau ada hujan keras karena tidak bisa berproses karena sudah masuk dengan air becek atau pece sehingga produksi terhenti, kalau produksi terhenti otomatis pelayanan terganggu,” imbuhnya.

Tambahnya, tahun depan semua pembangunan instalasi sudah selesai, tinggal bagaimana mengalirkan air tersebut. Jadi tidak ada yang diprioritaskan karena semua prioritas tanpa ada syarat selama rumah tersebut berdiri di Kota Manado gratis.

“Nanti ada petugas dari marketing PDAM yang akan turun ke lapangan ketemu dengan ketua lingkungan, lurah dan camat dan langsung tindaklanjut pengerjaannya," pungkasnya. (devy kumaat)


Komentar

Populer Hari ini


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting