Foto: Steven Tumiwa.
Dikbud Manado Perketat Penerimaan Siswa Baru di Jalur Domisili dan Dana BOS Diawasi
Manado, MS
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Steven Tumiwa Spd MPd mengatakan, sesuai arahan Kementerian Pendidikan RI untuk menerapkan sistem penerimaan siswa baru dengan lewat jalur domisili.
Disampaikan itu, selepas Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPRD Manado, bahwa jalur itu bakal diperketat mengantikan zonasi.
“Rencananya di penerimaan murid baru di 2025 ini, akan memperketat jalur domisili. Kemarin itu disebut jalur zonasi,”kata Tumiwa, Selasa (25/2/25).
Menurutnya, hal tersebut dilakukan agar tidak kecolongan dengan bersekolah di dekat lokasi tinggal saja dari pada memilih sekolah di jauh.
Disampaikan bahwa, itu sangat membantu kalau sekolahnya dekat dari sisi transportasi maupun waktu yang diperlukan bakal lebih sedikit.
Disinggung tentang calon sekolah di lokasi tinggal siswa, Tumiwa menyampaikan, bahwa setiap sekolah harus lebih kreatif lewat kegiatan-kegiatan kreatif, baik ekstra kurikuler mau pun intra kurikuler.
“Ini agar sekolah tersebut lebih dikenal dan orang tua dalam menyekolahkan anaknya lebih tertarik bersekolah disana,” ujarnya.
Terkait pemanfaatan Dana (Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Tumiwa menuturkan, kini mereka sedang mengintenskan pengawasan dengan telah menjalin kerjasama bersama Bank Sulut Go (BSG).
Dimana, ketika kepala sekolah hendak menarik dana tersebut, ada rekomendasi dan didasarkan lewat laporan yang dibuat terlebih dahulu.
Seputar itu perketat, supaya pengawasan lebih mudah dan menjaga supaya pengelolahan, termasuk laporan dari Dana BOS itu lebih baik.
“Itu sudah berjalan per Agustus tahun kemarin. Hal itu pula berdasarkan evaluasi-evaluasi, kurangnya dimana telah kita tambahkan,” pungkasnya. (devy kumaat)











































Komentar