FPD Dikbud Tomohon Fokus Tingkatkan Mutu dan Pelestarian Budaya
Tomohon, MS
Kota Tomohon menggelar Forum Perangkat Daerah dan Forum Perangkat Publik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait, termasuk Kepala Dinas Dikbud Dr. Juliana Karwur, M.Kes, MSi, serta Kabag Organisasi Sekretariat Daerah Ir. Ingrit Palit, S.Pt, MM dan Kepala Dinas Pangan Drs. Novie Kainde, MSil, Sekretaris Dinas Sosial Vany Supit SKm.
Kegiatan ini bertujuan menyusun rencana strategis dan program kerja yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus melestarikan budaya lokal di kota tersebut.
Dalam forum tersebut, sejumlah fokus utama disampaikan, mulai dari peningkatan kompetensi pendidik, pemerataan akses pendidikan, hingga penguatan budaya daerah. Dr. Juliana Karwur menyatakan bahwa prioritas utama adalah meningkatkan mutu pendidikan dasar dan PAUD, serta memastikan bahwa seluruh warga kota memiliki akses pendidikan yang adil dan merata. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka yang sedang digalakkan.
Selain itu, kegiatan ini juga membahas pentingnya pemenuhan sarana dan prasarana sekolah yang mendukung proses pembelajaran, termasuk kebutuhan teknologi yang semakin dibutuhkan di era digital. Kabag Organisasi Sekretariat Daerah Kota Tomohon Ingrit Palit SPt, MM menambahkan bahwa pelestarian budaya lokal menjadi bagian integral dari program pendidikan, sehingga muatan lokal dan identitas budaya Tomohon dapat terus dikembangkan dan dilestarikan melalui kurikulum dan kegiatan sekolah.
Selain fokus pada peningkatan mutu dan pelestarian budaya, forum ini juga membahas penyusunan dokumen perencanaan jangka menengah, yakni Renstra dan RKPD, yang akan diselaraskan dengan target strategis pemerintah kota untuk periode 2026-2029. Penyusunan dokumen ini diharapkan dapat memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas.
Dalam kesempatan tersebut, banyak aspirasi dan permasalahan yang terungkap, termasuk isu keamanan di lingkungan sekolah, permintaan program makan bergizi gratis, serta perlunya keberpihakan terhadap sekolah dan tenaga pengajar. Semua ini menjadi perhatian untuk dijadikan bahan evaluasi dan langkah strategis dalam rangka mewujudkan pendidikan berkualitas dan berbudaya di Kota Tomohon. (RommyKaunang)













































Komentar