Media Vatikan Resmi Berbahasa Indonesia dan Pertama di Asia Tenggara, Syukuran 75 Tahun Hubungan Diplomatik


Manado, MS
Vatican News bakal menyajikan langsung pesan Paus dan sejumlah kabar terbaru dari Vatikan atau Tahta Suci dengan memakai bahasa Indonesia. 

Media di dalamnya, yakni Radio Vatikan, L’Osservatore Romano (surat kabar harian Vatican) dan Vatican Media. 

Turut dilakukan komunikasi pula dengan bakal berinteraksi di beberapa platform, seperti audio, video, teks, dan gambar.

Kesepakatan itu terwujudkan di Kantor Pusat Vatican News dan Radio Vatikan di Roma, Italia Kamis (25/3/26) pekan lalu.

Perwakilan yang hadir saat itu adalah Duta Besar Indonesia Trias Kuncahyo dan Kardinal Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo.

Selain muncul foto dan penyampaian di media sosial, turut muncul pula di web site Kementerian Luar Negri RI dan sejumlah media online tanah air, seperti kompas. 

Terkait kesepakatan itu, sudah dilalui dengan proses panjang sejak 2025.

Dan, akhirnya bahasa Indonesia resmi ditetapkan sebagai bahasa ke-57 di Vatican News di 2027 ini, dan negara pertama di Asia Tenggara. 

Vatican News sendiri adalah portal berita resmi Takhta Suci dengan penyajiannya, yakni yang informasi mengenai aktivitas Paus, Takhta Suci, gereja-gereja partikular, serta memberikan ruang bagi berita dunia. 

Dubes Trias dalam komentar menuturkan, pemakaian itu merupakan bagian dari upaya inklusivitas dan pendekatan pastoral yang lebih dekat dengan umat di berbagai negara. 

"Ini pula, bentuk pengakuan terhadap besarnya jumlah penutur dan signifikansi umat Katolik di Indonesia. Ditambah, hadiah manis dalam perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan Vatikan," ungkapnya. (DevyKumaat)


Komentar

Populer Hari ini




Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting