Pertarungan Golkar vs PDIP Minsel Kans Sengit

Paruntu dan Lumowa Sesumbar Menang


Amurang, MS

Perebutan kursi legislatif di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), kans sengit. Tanda-tanda itu mulai terlihat sejak dini. Dua partai politik (parpol) sesumbar memenangkan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Minsel.

Adalah Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kabupaten Minsel. Kedua pimpinan partai ini yakin bisa menang. "Golkar harus menang di Minsel. Tiap kecamatan harus ada satu atau dua anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, red)," tegas Christiany Paruntu, saat rapat kerja Partai Golkar beberapa waktu lalu. Jika ini tercapai, berarti Partai Golkar akan mengoleksi 17 kursi di DPRD.

Namun, target Tetty, sapaan akrab Ketua DPD I Partai Golkar Sulut itu, dinilai tak akan terwujud. Sebab PDIP Minsel, juga mengejar target menang.

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Minsel, Steven Lumowa, PDIP-lah yang akan menang di Minsel. "Saya sangat yakin PDIP akan menang Pilcaleg di Minsel," tegas Lumowa, saat berbincang-bincang dengan wartawan koran ini, Senin (13/8) kemarin.

Lumowa mengatakan, PDIP akan meraih minimal 10 bahkan 11 kursi. Target itu jelas Lumowa, bukan tanpa alasan. Sebab calon legislatif (caleg) yang dipasang di lima Daerah Pemilihan (Dapil) memiliki tingkat elektabilitas tinggi.

"Pada Pileg tahun depan, PDIP menempatkan Caleg yang benar-benar memiliki tingkat elektabilitas tinggi. Sehingga akan mampu memberikan kontribusi suara besar. Target minimal 10 kursi bukan hanya sekadar angka. Kami malah yakin akan melampauinya, 11 atau 12," papar Lumowa.

Untuk mewujudkan target itu, PDIP Minsel telah menempatkan kekuatan yang merata di 5 Dapil. "Kekuatan kami bisa dikatakan merata di semua Dapil. Bahkan seperti di Dapil 1 dan 2 kami berupaya mendapatkan tiga kursi," ungkapnya.

Target minimal 10 kursi ini dipastikan akan menggeser Golkar sebagai jawara dan berhak merebut kursi ketua DPRD. Apalagi 10 kursi hanyalah target minimal, bukan tidak mungkin mereka mendapat lebih.

Strategipun diatur. Strategi itu akan memanfaatkan sistem Sainte Lague murni yang menguntungkan partai perolehan suara signifikan. "PDIP mengutamakan kerja tim dalam menggalang suara. Kita akan kerja keras dengan menunjukkan kerja nyata pada masyarakat. Pastinya juga ada strategi-strstegi yang telah disusun. Namun pada intinya bagaimana meraih simpati masyarakat. Soal apakah kami akan menyodok Golkar, itu bukan misi. Target kami adalah meraih kursi terbanyak dan signifikan," pungkasnya.(***)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting