Wawwli Sendy Buka Dialog Strategis Bersama Staf Khusus Presiden RI tentang Penguatan Ekonomi dan Investasi


Tomohon, MS

Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., secara resmi membuka kegiatan Dialog dan Kunjungan Lapangan bersama Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Tiar Nabilla Karbala, S.Mn., M.Sc., yang berlangsung di Michi no Eki Pakewa Tomohon. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tiar Nabilla dan menyambut baik dialog langsung dengan para pelaku ekonomi di Kota Tomohon. “Kunjungan ini merupakan kehormatan dan momentum strategis bagi kami untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di daerah,” ujarnya.

Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tomohon berkomitmen mewujudkan visi pembangunan sesuai RPJMD Tahun 2025–2029, yakni “Tomohon Maju, Berdaya Saing, dan Sejahtera”. Ia menambahkan, empat sektor unggulan yang menjadi prioritas pembangunan ekonomi kota adalah pariwisata, pertanian dan florikultura, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan UMKM.

“Pemerintah telah membentuk 44 Koperasi Kelurahan Merah Putih sebagai mitra strategis UMKM dan petani, serta memfokuskan program pengembangan ekosistem usaha untuk memperluas akses pembiayaan dan pemasaran,” ungkapnya. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas ekonomi kreatif, dan masyarakat.

Selain itu, Wakil Wali Kota berharap kehadiran Staf Khusus Presiden dapat membuka peluang sinergi yang lebih luas dan mendukung program pembangunan daerah, termasuk pengembangan Michi no Eki Pakewa sebagai pusat produk unggulan, agrowisata, dan simpul ekonomi lokal yang mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.

Sementara itu, Tiar Nabilla Karbala menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan potensi besar pelaku UMKM di Kota Tomohon. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi lokal sangat bergantung pada kolaborasi antar sektor dan pemanfaatan teknologi digital.

“Tomohon memiliki kekuatan di sektor pertanian, hortikultura, kuliner, ekonomi kreatif, dan pariwisata. Tantangan utama adalah membangun ekosistem yang menghubungkan petani, UMKM, teknologi, dan pasar agar produk daerah mampu bersaing secara global,” ujarnya.

Tiar Nabilla juga menekankan pentingnya penguatan ekosistem UMKM melalui kolaborasi antar sektor, serta memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha. Ia mengajak seluruh pelaku usaha dan pemerintah daerah untuk terus belajar dan beradaptasi agar potensi lokal dapat berkembang optimal.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Asisten Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Wakil Ketua DPRD Kota Tomohon, perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Utara, pelaku UMKM, serta jajaran pemerintah daerah.

Wakil Wali Kota Tomohon menegaskan bahwa kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat pembangunan ekonomi daerah sekaligus membuka peluang investasi yang lebih besar demi kemajuan Kota Tomohon yang dikenal sebagai kota sejuk dan penuh potensi. (RommyKaunang/*)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors

Mail Hosting