Foto: HATI-HATI. Pohon tumbang di ruas jalan Trans Sulawesi tepatnya di desa Tambala, kemarin. Nampak personil BPBD bersama aparat TNI-Polri dan warga bergotong royong menyingkirkan batang pohon yang roboh.(ist)
Pohon Tumbang di Tambala Makan Korban
Dua Warga Terluka, Tiga Kios Porak Poranda
Laporan : JACKSON KEWAS
Para pengendara dan pengguna jalan patut waspada. Efek curah hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur memicu banyak kejadian tak terduga, diantaranya pohon tumbang. Peristiwa ini kerap mengancam keselamatan jiwa.
Di wilayah Minahasa, bencana pohon tumbang dilaporkan terjadi di ruas jalan trans Sulawesi di Tambala Tanawangko, Tombariri, Senin (3/1) kemarin. Batang pohon yang roboh bahkan menimpa pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas. Dua orang jadi korban, Ilham Ahmad (27) warga Bitung yang mengendarai sepeda motor dan Sumiyem (42) warga Tambala.
Sumiyem mengalami luka di bagian kepala belakang, punggung serta kaki sebelah kanan patah. Sedangkan Ahmad menderita pendarahan otak dan kaki sebelah kanan patah. Pasca kejadian, keduanya langsung dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Bencana pohon tumbang ini tak hanya menelan korban namun ikut merusak sebuah mobil honda CRV serta memporakporandakan tiga kios milik warga setempat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Nofry Lontaan membenarkan laporan tersebut. Menurut dia, personil BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk proses evakuasi dan pembersihan batang pohon yang roboh.
"Petugas kita dibantu aparat kepolisian dan TNI serta masyarakat sudah menyingkirkan batang pohon yang roboh. Sedangkan dua orang korban yang tertimpa sudah dilarikan ke rumah sakit," katanya.
Lontaan mengaku bahwa memang agak sulit memetakan mana wilayah rawan bencana pohon tumbang dan mana yang tidak. "Karena di wilayah Minahasa hampir di semua ruas jalan ada pohon yang tumbuh. Beda halnya dengan titik banjir dan longsor yang memang sudah ada pemetaan wilayah-wilayah rawan," ujarnya.
Untuk itu dia hanya menghimbau pengguna jalan agar waspada ketika melintas di wilayah-wilayah pebukitan yang banyak ditumbuhi pohon besar. Apalagi jika hujan deras yang terus menerus terjadi.
"Kalau soal kapan akan terjadinya bencana, baik itu pohon tumbang maupun longsor, kita tidak bisa memprediksikan. Makanya harus bijak melihat situasi dan kondisi alam, kalau cuaca terlalu ekstrim ada baiknya mengindari rute-rute rawan," imbaunya.
Tak hanya ancaman pohon tumbang, warga juga diminta untuk mewaspadai potensi bencana akibat cuaca buruk, seperti banjir, longsor hingga gelombang laut tinggi. "Jadi kembali kami ingatkan untuk warga yang sering beraktivitas di wilayah rawan agar jelih melihat kondisi sekitar yang berpontensi bencana dan mengancam keselamatan jiwa. Kalau memang situasi akan berdampak pada terjadinya bencana, sebaiknya segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” kunci Lontaan. (***)















































Komentar