Bisnis Hasil Tani Kemiri Bisa jadi Sumber Pendapatan

Potensi Daerah


Kotamobagu, MS

Membangun usaha dengan basic di sektor pertanian diyakini mampu menjadi sumber pendapatan, dan mendatangkan prospek menjanjikan ke depannya. Selain produk pertanian masuk sebagai kebutuhan primer manusia, ternyata sektor pertanian ini bisa berdampak sampai pada perekonomian yang lebih luas. Contohnya, bisa membuka lapangan kerja.

Di Kotamobagu sendiri, geliat bisnis di sektor pertanian terus muncul. Berbagai jenis komoditi ditekuni oleh para petani, hingga masuk pada kompetisi menciptakan pasar tertentu. Sebut saja bawang merah, cabai, cengkeh dan berbagai komoditi lainnya.

Terbaru, di Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, kegiatan pengolahan kemiri menjadi salah satu bisnis komoditi pertanian yang berkembang. Dimana, selain menjadi sumber pendapatan bagi pelaku usaha, namun juga mempu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat, karena proses pengolahannya memerlukan tenaga untuk merebus, mengeringkan dan memecahkan cangkang.

“Dalam satu kilo gram itu mereka kami bayar Rp1.500. Nah dalam sehari itu biasanya mereka mampu mengupas kulit kemiri lebih dari 50 hingga 70 Kg,” ungkap Daeng, salah pengusaha kemiri di Kelurahan Mongkonai.

Sementara itu, Kepala Bidang Perkebunan tanaman pangan dan Holtikultura Ramjan Mokoginta menambahkan, usaha tersebut menunjukan bahwa pengolahan kamiri selain menciptakan lapangan kerja juga memberikan nilai tambah dan berimplikasi pada penambahan pendapatan petani juga memberikan alternatif penghasilan bagi rumah tangga petani pengolah kemiri.

“Nah tentu juga itu menunjukan bahwa proses perbaikan penghidupan petani kecil dapat dilakukan ketika ada kemauan dan keterampilan untuk melakukan pengolahan terhadap produk pertanian yang dihasilkan seperti kemiri ini,” singkat Ramjan.(yadi mokoagow)


Komentar


Sponsors

Daerah

Sponsors


Mail Hosting