Pegadaian Beri Keringanan Kredit Bagi Nasabah Terdampak COVID-19


Manado,MS-

Pimpinan Wilayah Pegadaian V Manado Zulfan Adam mengatakan pihaknya telah memberikan keringanan kredit akibat pandemi virus corona atau COVID-19 kepada seribuan nasabah di Sulawesi Utara.

Hal ini sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)."Khusus di Sulawesi Utara, total nilai kredit debitur terdampak COVID-19 yang mendapat restrukturisasi mencapai Rp85,5 miliar," katanya seraya mengatakan total debitur yang mendapatkan keringanan tersebut 1.587 nasabah.

Para nasabah tersebut berasal dari Pegadaian Cabang Manado 1, Manado 2 dan Kotamobagu.

Menurutnya, untuk debitur kredit cepat aman (KCA) atau produk gadai, restrukturisasi yang diberikan berupa penundaan cut off dari 15 hari menjadi 30 hari dan penentuan status macet menjadi 60 hari dari sebelumnya 45 hari.

Sedangkan untuk kredit nongadai, Pegadaian memberikan stimulus keringanan berupa perpanjangan jangka waktu kredit, penundaan pembayaran angsuran, dan penghapusan denda.

Zulfanmengatakan, sejatinya perusahaan pembiayaan sejak lama melakukan restrukturisasi.

"Restrukturisasi dilakukan agar tidak terjadi kredit macet. Jika ada tanda-tanda bakal macet, kita berikan restrukturisasi agar kredit bisa perform," katanya.

Pegadaian Manado aktif melakukan restrukturisasi akibat pandemi COVID-19. Sejauh ini, kata Zulfan, pemberian restrukturisasi di Pegadaian berdasarkan jenis kredit.(timms)


Komentar