Bangun Koalisi Hebat, PKB Bersatu Bersama PDIP


Airmadidi, MS

Peta dan arah sejumlah partai politik makin terlihat jelas. Bahkan manuver elit politik membuat momen Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Minahasa Utara (Minut) makin menarik disimak, dengan melakukan komunikasi politik berbeda.

Teranyar, dedengkot Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sarhan Antili yang sejak awal tahapan Pilkada digadang-gadang akan berpasangan dengan Shintia Gelly Rumumpe (SGR) dengan koalisi Nasdem-PKB, kini bantung stir dan mulai bangun koalisi hebat dengan PDI Perjuangan.
Politisi penghuni gedung Tumatenden 4 periode itu bertandang ke kediaman Joune Ganda yang notabene calon bupati dari PDI Perjuangan, Kamis (2/7) tadi malam. Sinyal politisi berlatar belakang mantan aktivis GP Ansor itu akan bergabung dengan bakal paslon Joune Ganda JG-KWL pun kencang berhembus.

Ketua PKB Minut Sarhan Antili saat diwawancarai mengatakan, dirinya mengedepankan kepentingan daerah Minahasa Utara tercinta. Kata dia, membangun komunikasi dengan siapa saja tentu wajar-wajar saja. Namun, menurutnya terkait keputusan arah dukungan itu semua tergantung DPP PKB.
"Keputusan PKB akan kemana itu semua ada di DPP PKB. Saat ini kehadiran saya disini adalah bentuk membangun komunikasi. Karena PDIP tidak asing. Sejak awal saya duduk pertama di DPRD Minut tergabung di Fraksi PDIP. Dan kebetulan waktu itu menjadi penentu dan mengantar kursi Ketua DPRD kepada PDIP waktu dewan pertama periode 2004-2009," terang Antili disambut kelakar kader PDIP yang hadir di JG Center diantaranya pasangan Cabup-Cawabup JG-KWL, Ketua DPRD Minut Denny Lolong, Ketua Komisi 3 Deprov Sulut Berty Kapojos, Nendy ‘Panglima’ Lotulung, Tokoh Masyarakat Talawaan Sanding Longdong, Ketua Pemuda Pancasila Minut Joutje Dengah dan sejumlah pendukung lainnya.

Lanjutnya, tak hanya sekedar itu, PDIP bagi dirinya adalah keluarga lama. Ia menuturkan, dalam politik harus menunjukkan politik yang santun. Tidak ada musuh yang abadi. Dan dalam politik baiknya ajarkan masyarakat Minahasa Utara, bahwa ketika berpolitik tidak harus gontok-gontokan, saling fitnah dan lain-lain.

"Kita harus ingatkan kepada masyarakat Minut, ini hanya momentum lima tahun sekali kita berseteru. Setelah itu kita harus melakukan konsolidasi kembali demi kepentingan bersama membangun Minut ke depan. Saya kira semua kompetitor di Pilkada Minut adalah putra-putra terbaik Minahasa Utara," beber Antili dengan optimis.

Sementara, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut Berty Kapojos mengatakan, tentunya apa yang dikatakan Sarhan Antili ingin mendukung calon bupati dan wakil bupati Minut dari PDI Perjuangan yaitu Joune Ganda dan Kevin William Lotulung (JG-KWL), ini menandakan berarti PKB telah kembali. Tentunya alasan ini mendasar sebab selama 10 tahun dari 2010 PKB sudah satu fraksi dengan PDIP. “Kami menyambut baik atas niat PKB yang ingin bersama-sama mendukung calon dari PDIP, semoga ini menjadi tujuan yang sama yakni ingin menciptakan Minut Hebat,” ungkap Kapojos, yang pernah menjabat Ketua DPRD 2 periode, 2009-2019. (risky)


Komentar