Minsel Daerah Terpatuh Tindaklanjuti Rekomendasi LHP BPK

Bukti Keberhasilan Bupati CEP


Amurang, MS

Kepemimpinan Bupati Christiany Eugenia Paruntu (CEP) menorehkan banyak prestasi membanggakan bagi Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel). Salah satunya di bi­dang pengelolaan keuangan.

Setelah sukses mendapat catatan manis di bidang pen­gelolaan keuangan dan aset daerah dengan meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang ke-empat kalin­ya dari BPK-RI Perwakilan Sulawesi Utara, kali ini di bawah nahkoda kepemimpi­nan energik Bupati dua pe­riode itu, Minsel diapresiasi menjadi daerah yang paling patuh menindaklanjuti reko­mendasi atas laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) se Provinsi Sulawesi Utara.

Ketua BPK-RI perwaki­lan Sulut, Karyadi SE, MM dalam konfrensi pers me­nyebutkan Pemkab Minsel menempati rangking pertama daerah yang melakukan tindaklanjut rekomendasi BPK RI atas LHP BPK RI Perwakilan Sulut tahun 2019 dengan persentasi tindaklan­jut capai 76,67 persen dari 15 Kabupaten kota yang ada di Sulut.

“Pemerintah daerah diberi waktu 60 hari untuk me­nyiapkan action plan atau rencana kerja. Untuk menin­daklanjuti rekomendasi-re­komendasi yang diberikan oleh BPK. Ternyata Minsel berhasil mendapatkan rangking pertama paling patuh. Menyelesiakan 30 rekomen­dasi dalam durasi waktu 60 hari,” ungkap Karyadi.

Sebagai pimpinan BPK Karyadi memberi apresiasi yang luar biasa atas capain-capaian yang ditunjukkan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan secara tertib administrasi. Termasuk patuh menindaklanjuti ber­bagai rekomendasi.

Sementara itu, Inspektorat Kabupaten Minahasa Selatan memaknai raihan prestasi tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Ka­bupaten (Pemkab) Minsel untuk melakukan perbaikan manajemen administrasi keuangan daerah.

“Ini merupakan bagian penting dari komitmen dan political will kepala daerah. Visi dan kemauan politik Ibu Bupati Tetty untuk me­nyelenggarakan pemerinta­han yang baik, bersih dan akuntabel, terutama per­baikan pelayanan dan pen­gelolaan keuangan,” ungkap Kepala Inspektorat Minsel melalui sekretarisnya Brando Tampemawa.

Dia juga menyebutkan cat­atan manis yang disematkan BPK adalah bentuk tanggung jawab dan komitmen seluruh penyelenggara pemerintahan daerah.

“Semua adalah hasil kerja bersama. Alhasil, Minsel menjadi daerah di Sulut yang berhasil meraih rangking satu atas pelaporan tindak lanjut temuan LHP BPK-RI,” kata Tampemawa.(servi maradia)

 


Komentar