Pilkada Manado, 4 Bapaslon Masuk Tahap Melengkapi Berkas


LANGKAH 4 Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Manado, belum aman. Menuju ‘gelanggang’ Pilkada 9 Desember mendatang, kesiapan berkas Bapaslon jadi penentu.

Terkait hal itu, keempat Bapaslon sudah menerima hasil verifikasi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (13/9) kemarin. Informasi dirangkum media ini, seluruh Bapaslon masih harus melengkapi beberapa persyaratan ringan sesuai ketentuan pelaksanaan pesta demokrasi. "Hasil verifikasi kami mendapati kriteria yang harus dituntaskan, sesuai PKPU Nomor 1 Tahun 2020. Mereka masih diberi waktu mengisinya selama tiga hari," terang Ketua KPU Manado, Drs Jusuf Wowor MSi.

Untuk Bapaslon yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau legislator, mendapat kesempatan membawa kelengkapannya 30 hari lamanya. Selanjutnya, untuk poin-poin lain yang masih kurang meliputi pajak, surat pengunduran diri sebagai ASN atau legislator, surat cuti hingga pas foto.

Sementara itu, perwakilan Bapaslon usungan PDIP yakni Andrei Angouw (AA)-Richard Sualang (RS) yang juga merupakan Sekretaris DPC PDIP Manado, Tonny Rawung mengakui, jika sejumlah syarat penting dari Bapaslon mereka sudah aman. Namun, masih ada yang perlu dilengkapi. Dia menjamin jika bersama partai penggusung AA-RS lainnya yakni Partai Gerindra, mampu menyelesaikannya. "Ada perbaikan kecil, misalkan keputusan pengadilan yang berbunyi tidak dicabut hak politik," lugas Rawung.

Hadir memenuhi undangan adalah Bapaslon Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Harley Alfredo Benfica Mangindaan, Syarifuddin Saafa, Ketua DPC Partai Demokrat Manado Noortje van Bone, Wakil Ketua DPC PDIP Manado Jefry Polii, perwakilan Golkar, Gerindra, PAN dan penggusung lainnya.(devy kumaat)


Komentar