Foto: Gubernur Olly menyerahkan bantuan Rp1 triliun kepada manajemen BSG.
Sentuh 40,3 Persen Usaha, BSG Salurkan Kredit BPE Rp1 Triliun
Manado, MS
Suntikan dana kredit Bantuan Perbaikan Ekonomi (BPE) di masa pandemi Covid-19 dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI berbanderol Rp1 triliun untuk Sulawesi Utara (Sulut), kian menunjukkan manfaatnya. Anggaran hasil lobi Gubernur Olly Dondokambey yang masuk melalui Bank Sulawesi Utara dan Gorontalo (BSG) tersebut, realisasinya tengah menyentuh 40,3 persen usaha.
Tak heran Gubernur Olly sebelum cuti kampanye pada hampir di setiap kegiatan bersama masyarakat, selalu mengajak warga Sulut yang punya usaha untuk memanfaatkan adanya kredit BPE di BSG. "Mudah-mudahan bapak ibu yang menerima sertifikat ini mendapatkan manfaat yang lebih banyak, salah satunya bapak ibu sudah punya modal kalau mo berusaha ada yang mau dijaminkan ke bank sehingga usaha bapak ibu bisa berjalan dengan baik. Boleh datang di Bank SulutGo, depe bunga murah sekarang karena buat mendorong UMKM (usaha mikro kecil menengah),” ujar Gubernur Olly saat menyerahkan secara simbolis 250 sertifikat tanah Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada warga Kabupaten Minahasa di Desa Tambala, Kecamatan Tombariri pertengahan September lalu.
Setali tiga uang, gerak cepat dilakukan Bank BSG dalam menyalurkan kredit BPE ke warga Sulut untuk berbagai bentuk usaha. Terbukti kredit BPE yang hanya diberikan pada 7 bank pembangunan daerah se-Indonesia itu, sudah sekira Rp400-an miliar yang tersalurkan ke berbagai bentuk usaha yang ada di Sulut.
Gerak BSG yang menggenjot kredit BPE tersebut, diakui langsung Direktur Utama (Dirut) BSG Jeffry Dendeng. "Memang terus disalurkan ke peminjam dari berbagai usaha di Sulut, dan saat ini sudah 40,3 persen yang tersalurkan," aku Dirut BSG Jeffry Dendeng, baru-baru ini.
Menurut Dirut Dendeng, pihaknya akan berupaya agar sampai batas waktu akhir tahun ini Rp1 triliun sudah tersalurkan. "Kami optimis dapat tersalurkan semua, dan penyaluran ini terus dipantau dan dievaluasi," pungkas Dendeng. (sonny dinar)















































Komentar