Pembangunan PSC Diduga Amburadul, Terindikasi Gunakan Air Garam


Kaidipang, MS

Bau tak sedap tercium pada proyek Public Safety Service (PSC) di Desa Boroko Timur Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Pengerjaannya dinilai asal jadi. Sesuai laporan warga, pembangunan itu terindikasi menggunakan air garam.

Hal ini pun membuat Komisi I dan III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten (Dekab) Bolmut turun lapangan dan meninjau proses pekerjaan bangunan yang dibanderol Rp834 juta lebih itu. Namun dari pantauan pihak kontraktor CV Dwi Karsa Utama, konsultan pengawas perusahaan maupun pengawasan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) sedang tidak berada di tempat saat mereka turun. “Ini merupakan realisasi dari laporan masyarakat, sehingga kami dari Dekab turun langsung melihat pekerjaan bangunan PCS ini,” kata Ketua Komisi III Dekab Bolmut, Sartono Dotinggulo.

Senada dikatakan Anggota Komisi III lainnya Suriansyah Korompot. Dia menyesalkan tidak adanya pengawasan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) di lokasi pekerjaan. “Bagaimana pekerjaan berkualitas jika pengawas dari Dinkes tidak berada di lapangan,” kata Suriansyah.

Terkait informasi pemakaian air yang mengandung garam, Suriansyah pun menyayangkan hal tersebut. “Yang jelas kami kecewa jika memang benar apa yang dilaporkan oleh masyarakat. Bahkan, dari informasi yang kami dapatkan, jika air yang digunakan saat ini telah diganti, di saat kami dari Dekab melakukan turun lapangan,” tambah Korompot.

Menindaklanjuti adanya laporan tersebut, pihak Komisi I melalui Husen Yahya Suit Pontoh menyampaikan, jika pihaknya akan mengundang semua pihak yang terkait untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP). “RDP ini sangat penting, sehingga semua dugaan persoalan yang terjadi akan mendapat titik temu,” ujar Husen.

Husen pun berharap, ke depannya pembangunan yang dilaksanakan dapat berkualitas dengan baik. “Pembangunan yang dilaksanakan tentu untuk kepentingan masyarakat, sehingga kami berharap semua pekerjaan kualitasnya baik,” kunci Husen. (Nanang Kasim)

 

 

 


Komentar