Pembangunan PSC di Bolmut Diduga Bermasalah

Wakil Rakyat Siap Tempuh Jalur Hukum


Kaidipang, MS

Aroma tak sedap tercium di balik pekerjaan pembangunan gedung Public Safety Center (PSC) 119 di Desa Boroko Kecamatan Kaidipang. Proyek berbanderol Rp800 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 itu diduga kuat bermasalah. Dari laporan masyarakat, bangunan menggunakan air mengandung garam alias air payau. Wakil rakyat dalam hal ini Komisi I dan III Dewan Kabupaten (Dekab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) bereaksi. Personil Komisi III Suriansyah Korompot bahkan menegaskan, mereka tak segan menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejanggalan tersebut ke aparat kepolisian.

Hal tersebut ditegaskannya saat mengunjungi dan melihat langsung pembangunan gedung PSC tersebut. “Sesuai pernyataan konsultan pengawas, air yang digunakan pada pembangunan proyek tersebut terdapat campuran air asin. Jika terbukti ada kejanggalan pada pembangunan proyek PSC 119 tersebut, maka Komisi III akan melaporkan masalah ini ke Polres Bolmut secara kelembagaan,” ujar Suriansyah.

Langkah itu, sebut Suriansyah, untuk memberikan efek jerah terhadap kontraktor yang coba-coba main curang pada setiap proyek pemerintah yang ada di Bolmut. “Pelaksana kegiatan proyek, jangan hanya mengambil keuntungan besar, dan tidak memperhatikan kualitas pekerjaan,” tambah Suriansyah.

Pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang akan melibatkan pihak Dinkes, konsultan pengawasan dan pelaksana kegiatan. Hal ini dilakukan untuk menggali informasi secara detail, mengidentifikasi problem yang terjadi, dan jika terbukti ada unsur kesengajaan, pihaknya akan membawa kasus ini ke ranah hukum. “Setelah ini, kami akan melaporkan temuan lapangan kami ke Pimpinan Dekab, untuk selanjutnya meminta persetujuan pimpinan untuk menggelar RDP, dan jika dalam RDP ini terbukti ada kejanggalan makan tentunya kami akan membawa persoalan ini ke ranah hukum,” ujar Suriansyah yang juga Politisi Partai Perindo Bolmut ini. (nanang kasim)


Komentar