Masih Ada Paslon Acuhkan Protokol Covid


Roda tahapan pemilihan gubernur (pilgub) dan wakil gubernur Sulawesi Utara (Sulut) terus bergulir. Gerak monitoring intens dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut. Hasil pantauan lembaga penyelenggara ini ada pasangan calon (paslon) yang masih belum sepenuhnya menerapkan protokol pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Hal tersebut disampaikan Anggota KPU Sulut, Salman Saelangi. Dijelaskannya, pemilihan gubernur serta pemilihan bupati dan kota diarahkan untuk melakukan monitoring. "Baik jajaran kabupaten kota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sampai Panitia Pemungutan Suara (PPS)," ungkap Saelangi, Selasa (21/10), di ruang kerjanya.

Monitoring yang dilakukan menurutnya, bukan mengecek pelanggaran seperti tugas pokok dan fungsi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). "Tapi apakah paslon ini sudah melakukan protokol covid-19 dalam agenda kampanye," tuturnya.

Giat ini pula dalam rangka mengukur regulasi yang sudah diatur terkait penerapan protokol pengendalian Covid-19. Hal itu untuk melihat apakah sudah bisa diterapkan atau masih kesulitan dilakukan paslon. "Memang ini juga instruksi dari KPU RI yang meminta ini agar bisa dimonitoring protokol covid-19. Apakah sudah dilakukan atau masih kesulitan," pungkasnya.

Sesuai pengamatan yang dilakukan jajaran KPU, ternyata sudah ada yang menerapkannya. Namun ada juga yang belum mengikutinya dengan baik. "Ada beberapa yang masih belum sepenuhnya mampu melakukan nanti rekapnya ada ditemukan," kuncinya. (arfin tompodung)


Komentar